Unjukrasa di DPRD Medan,GMPP-SU Desak Cabut Izin Usaha Jual Miras

  • Bagikan
frekuensimedia.com – Puluhan pengunjukrasa mengatasnamakan Gerakan Muda Pejuang Pembahruan Sumut (GMPP-SU) mendatangi kantor DPRD Medan di Jl Kapt Maulana Pohan, Senin (25/5. Mereka minta agar DPRD Medan segera memanggil pihak pengusaha yang terbukti menjual minuman keras (miras).
Selain itu para pengunjukrasa yang diterima anggota DPRD Medan M Nasir ini menuntut, agar Komisi C DPRD Medan mendesak Pemko Medan dalam hal ini Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kota Medan supaya mencabut izin Indogrosir yang menjual minuman beralkohol dibawah umur 21 tahun.
“Kita minta DPRD Medan juga memanggil Kadis Perindag Kota Medan yang melindungi pengusaha sehingga bebas menjual miras.Walikota Medan supaya memberikan teguran keras kepada Kadis Perindag yang lalai menjalankan tugasnya,” ujar kordinator aksi R.Sirait.
Ditambahkan Sirait, DPRD Medan diharapkan melakukan pengawasan terhadap kinerja Kadis perindag Kota Medan. Pengujuk rasa menuding pihak Disperindag tidak menjalankan Permendagri No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan  terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman keras.
Kepada pemilik saham agar menindak tegas pengelola Ondogrosir di Medan karena dianggap lalai dengan peraturan. Juga bagi Satuan Pol PP supaya menegaakkan aturan agar menyita seluruh minuman beralkohol yang ada di Indogrosir  yang selama ini sembarangan beredar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kemana dan kepada siapa di jual.
Sementara itu, anggota DPRD Medan M Nasir menyambut baik tuntutan GMPP-SU menindak palaku usaha yang menjual miras kepada usia dibawah umur.
Politisi PKS itu akan menyampaikan tuntutan pengunjukrasa ke pimpinan DPRD Medan. M Nasir juga berjanji akan memprioritaskan jadwal pemanggilan pelaku usaha untuk dimintai keterangan. Jadwal tersebut akan diprioritaskan dijadwalkan di banmus.(Franky)
  • Bagikan