Terkait Penadahan,Pengacara Minta Tersangka Tidak Ditahan karena Luka Tembak

  • Bagikan
tersangka komplotan pencuri sepeda motor antar provinsi dan 13 unit sepeda motor hasil curian
 tersangka komplotan pencuri sepeda motor antar provinsi dan 13 unit sepeda motor hasil curian
Tersangka komplotan pencuri sepeda motor antar provinsi dan 13 unit sepeda motor hasil curian.

frekuensimedia.com – Informasi yang diperoleh Kapolsek Medan Kota Kompol Ronald Sipayung (paling kiri) dan Kanit Reskrim AKP Azharudin (paling kanan) memperlihatkan tersangka komplotan pencuri sepeda motor antar provinsi dan 13 unit sepeda motor hasil curian, Minggu (26/7) di Mapolsek Medan Kota.

Menurut informasi yang diperoleh setelah ditembak petugas karena terlibat kasus pencurian dengan modus gembos ban,dua tersangka pelaku masing-masing F (40) dan R (30),serta penadahnya berinisial FA (35) masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit Ranmor Polresta Medan.Berdasarkan pantauan awak media,pasca ditangkap, keluarga tersangka FA mulai berdatangan.

Berdasarkan informasi bahwasanya keluarga tersangka FA terlihat membawa seorang pengacara yang mengenakan kemeja biru muda. Usai mondar-mandir di ruang penyidik,pengacara dan keluarga tersangka FA keluar dari mako Polresta Medan.

Menurut keterangan saat ditemui awak media ini kepada pengacara tersangka enggan menyebutkan identitasnya,pasalnya mereka meminta agar tersangka tidak ditahan dengan alasannya,klien kita inikan lagi sakit luka tembak.Ya,kita minta agar tidak ditahan,ungkap pengacara tersangka,Sabtu (1/8) sore.

Berdasarkan keterangan dari pria bertubuh kurus ini,jika kliennya tidak ditangguhkan, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum terhadap Polresta Medan.Kita tunggu lah sampai malam ini kita lihat bagaimana,ucapnya.

Sementara itu dalam kasus ini, sebelum ditembak petugas, tersangka FA disebut-sebut tengah memegang barang bukti. Ditanya soal adanya barang bukti yang ditemukan polisi pada tersangka,penasehat hukum tersangka mengaku tidak tahu.

Kalau itu,saya enggak tahu. Kalau ada barang bukti,ya itu terserah mereka.Silahkan saja lakukan penyelidikan,terang pengacara tersangka menolak memberikan identitasnya.(David)

  • Bagikan