Shooting Film Suanggi Dilanjutkan Syukuran.

  • Bagikan

shotfrekuensimedia.com – Shooting Film SUANGGI perdana pertama  berlokasi di Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 57 (K57) Jakarta Selatan menerjunkan seluruh pemain bintang utama dan pendukung juga hadir sejumlah undangan  dari tokoh perfilman, tokoh ormas Forum Bersama Laskar Merah Putih.

Hadir pada kesempatan itu Forum Bersama Laskar Merah Putih dan sejumlah tamu undangan lainnya. Acara diawal penggarapan Film, kemudian dilanjutkan syukuran dengan ditandai potong tumpeng dan doa.
Film yang, digarap oleh PT Putra Tidore Produksi bertujuan mengangkat sebuah budaya yang ada di Tidore Maluku Utara. Banyak peninggalan sejarah yang belum tergali dan di Tidore itu adalah kerajaan islam tertua di Indonesia, dan  sekarang kesultanan di tidore menjadi ketua seluruh kesultanan yang ada di Asia

Selain banyak peninggalan sejarah, di Tidore kaya dengan obyek wisata, pantai putihnya yang tidak  kalah dengan pantai kute, Sanur, sengigi, atau pantai indah  lainnya yang ada di Indonesia.

Dan yang lebih menarik lagi kebudayaannya di sana ada tradisi Bamboo gila yang masih d mainkan sampe sekarang, dan satu lagi di sana ada keyakinan masyarakat tentang SUANGGI.

makan

Dari kedasyatan ilmu SUANGGI hampir mayoritas orang di wilayah sebelah    Timur enggan mengupas cerita itu lebih dalam. Ade Muhamad Nur Produser Film SUANGGI yang juga Director PT.Putra Tidore Produksi dengan berbekal kemampuan dan Ilmu pengetahuan berupaya mengenalkan budaya yang ada di Tidore lewat Film Layar Lebar.Film ini digarap dengan maksud, supaya masyarakat ditanah air mengetahui kalau di Indonesia bagian Timur, tepatnya di Tidore Maluku Utara kaya budaya.

 

Film yang menghabiskan dana 3 miliar lebih untuk penggarapannya akan ditayangkan di Bioskop diseluruh Indonesia. Film ini juga dibintang pemain ternama dengan didukung kwalitas gambar yang tajam guna memberi kepuasan penoton di tanah air. Bahkan dari hasil keuntungan Film ini juga oleh produser, Ade Muhamad Nur akan disisihkan untuk pengembangan budaya di Indonesia bagian Timur.(Kontra)

  • Bagikan