SELAMA PPKM, IMIGRASI BALI TETAP MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP WARGA NEGARA ASING

  • Bagikan

SELAMA PPKM, IMIGRASI BALI TETAP MELAKUKAN

PENGAWASAN TERHADAP WARGA NEGARA ASING                                                 Frekuensi media indonesia,com Bali

DENPASAR – (16/8/2021) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar kembali melakukan

Pengawasan Keimigrasian dan Penegakan Protokol Kesehatan di Masa PPKM Darurat Jawa￾Bali. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021 pukul 15.00 Wita di

Kawasan Sanur, Kota Denpasar. Tim berjumlah 13 (tiga belas) orang yang dibagi menjadi 2

(dua) tim dimana pada titik pertama kegiatan pengawasan dilaksanakan pada perempatan

Jalan Pantai Sindu, Jalan Danau Toba dan pada titik kedua dilaksanakan di sepanjang bibir

pantai sanur dengan menyasar restaurant/kafe. Dari hasil pengawasan, terlihat WNA yang

melakukan aktifitas pada kawasan tersebut telah mematuhi protokol kesehatan dan tidak

ditemukan pelanggaran keimigrasian. Selain melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Kelas

I TPI Denpasar juga memberikan edukasi dan himbauan kepada WNA, pemilik restauran atau

kafe di sekitar lokasi untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan dan memperhatikan masa

berlaku ijin tinggalnya. Selama PPKM Jawa – Bali yang dimulai dari tanggal 3 Juli 2021 sampai

saat ini, Kantor Wilayah Kementeritan Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali telah mendeportasi

sebanyak 6 orang WNA yang telah melanggar protokol kesehatan, sedangkan dari bulan

Januari sampai dengan sekarang Kanwil Kemenkumham Bali telah mendeportasi sebanyak

123 orang WNA.

Kegiatan Pengawasan Keimigrasian ini merupakan agenda rutin yang dilakukan

Kantor Imigrasi dan Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali

untuk mengetahui keberadaan dan aktifitas yang dilakukan WNA selama mereka tinggal di

Wilayah Bali.. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali

mengajak seluruh stakeholder/instansi terkait untuk terus bersinergi dalam melakukan

pengawasan dan pemantauan terhadap orang asing yang masih berada di Bali untuk

mencegah terjadinya potensi pelanggaran yang dilakukan WNA tersebut. “Peran aktif dariSELAMA PPKM, IMIGRASI BALI TETAP MELAKUKAN
PENGAWASAN TERHADAP WARGA NEGARA ASING
DENPASAR – (16/8/2021) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar kembali melakukan
Pengawasan Keimigrasian dan Penegakan Protokol Kesehatan di Masa PPKM Darurat Jawa￾Bali. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021 pukul 15.00 Wita di
Kawasan Sanur, Kota Denpasar. Tim berjumlah 13 (tiga belas) orang yang dibagi menjadi 2
(dua) tim dimana pada titik pertama kegiatan pengawasan dilaksanakan pada perempatan
Jalan Pantai Sindu, Jalan Danau Toba dan pada titik kedua dilaksanakan di sepanjang bibir
pantai sanur dengan menyasar restaurant/kafe. Dari hasil pengawasan, terlihat WNA yang
melakukan aktifitas pada kawasan tersebut telah mematuhi protokol kesehatan dan tidak
ditemukan pelanggaran keimigrasian. Selain melakukan pengawasan, Kantor Imigrasi Kelas
I TPI Denpasar juga memberikan edukasi dan himbauan kepada WNA, pemilik restauran atau
kafe di sekitar lokasi untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan dan memperhatikan masa
berlaku ijin tinggalnya. Selama PPKM Jawa – Bali yang dimulai dari tanggal 3 Juli 2021 sampai
saat ini, Kantor Wilayah Kementeritan Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali telah mendeportasi
sebanyak 6 orang WNA yang telah melanggar protokol kesehatan, sedangkan dari bulan
Januari sampai dengan sekarang Kanwil Kemenkumham Bali telah mendeportasi sebanyak
123 orang WNA.
Kegiatan Pengawasan Keimigrasian ini merupakan agenda rutin yang dilakukan
Kantor Imigrasi dan Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali
untuk mengetahui keberadaan dan aktifitas yang dilakukan WNA selama mereka tinggal di
Wilayah Bali.. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali
mengajak seluruh stakeholder/instansi terkait untuk terus bersinergi dalam melakukan
pengawasan dan pemantauan terhadap orang asing yang masih berada di Bali untuk
mencegah terjadinya potensi pelanggaran yang dilakukan WNA tersebut. “Peran aktif dariMasyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengetahui keberadaan dan aktifitas WNA di

Lingkungan Masyarakat” ucap Jamaruli ManihurukMasyarakat juga sangat dibutuhkan untuk mengetahui keberadaan dan aktifitas WNA di
Lingkungan Masyarakat” ucap Jamaruli Manihuruk(Donnox wong)

Penulis: Donnox wongEditor: Donnox w
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

− 1 = 4