Satres Narkoba Musnahkan Ganja Dihalaman Mako Polresta Medan.

  • Bagikan
Ganja

ganja

frekuensimedia.com – Satres Narkoba Polresta Medan kembali memusnahkan barang haram ganja dengan barang bukti sebanyak 53,870 kg daun ganja milik 2  kakek dihalaman Polresta Medan,Selasa (5/5).

Menurut informasi yang dihimpun wartawan acara pemusnahan disaksikan oleh ke-2 tersangka yakni EB (58) warga Dusun Maju,Kabupaten Aceh Tamiang dan CP (63) warga Jalan Teratai Lorong Pribadi Lingkungan VII,Kota Binjai serta penyidik Satres Narkoba,kejaksaan dan pengacara kedua tersangka.

Sementara itu Wakasat Reserse Narkoba,AKP Rosyid Hartanto kepada wartawan.mengatakan, pemusnahan narkoba jenis ganja ini dilakukan setelah pihaknya menyisihkan sebesar 230 gram ganja untuk pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara.sisanya 53,640 kilogram ganja kita musnahkan dengan cara dibakar disaksikan pihak kejaksaan dan pengacara tersangka,ujar Rosyid.

Menurut keterangan bahwasanya narkoba jenis ganja ini merupakan hasil tangkapan pada 27 Maret 2015 di Jalan Mandala.Mereka kedapatan membawa 54 bal ganja kering seberat 53,870 kg yang sudah dipaketkan dan hendak dikirim menggunakan becak motor kepada seseorang berinisial A.

Ketika diperiksa,tersangka CP mengaku menjadi kurir ganja adalah pilihan terakhir lantaran usia tak lagi muda.Dulunya CP bekerja jadi pengumpul barang bekas alias botot.akan tetapi karena usia sudah tua,terpaksa berhenti bekerja.Setelah itu,menjadi kurir ganja hampir kurang lebih 6 bulan,ucapnya.

Berdasarkan informasi modus kedua kakek ini terbilang sangat rapi.Pagi Pukul.03.00 WIB barang sudah ada di Medan dan dibawa pakai becak motor. Ganjanya sudah dibungkus rapi dengan kotak,ucapnya.

Berdasarkan keterangannya,penerima di Medan yang berinisial A merupakan buronan polisi yang juga asal Aceh.Kedua tersangka ini sudah beberapa kali mengantarkan ganja ke Medan.tapi,mereka mengaku sulit mengingatnya,ucapnya.

Dari hasil pengakuan CP,kakek lima cucu ini,mereka diberi upah sebesar Rp.700 rb setiap kali mengantar ganja tersebut.Jika berhasil,dan aman akan diberi tambahan sebesar Rp.1 juta.

Sementara EB mengatakan, sebelum menjadi kurir ganja,ia bekerja sebagai petani.lantaran faktor usia,EB beralih profesi menjadi kurir ganja.

EB mengaku barang haram itu diperoleh dari seseorang berinisial NAS asal Aceh.Ganja tersebut diambil dari truk di kawasan Binjai kemudian dipindahkan kedua kotak yang sudah dipaketkan.lalu kami berangkat ke Medan menaiki becak bermotor sampai ke Mandala dan ditangkap dilokasi tersebut,ungkap EB.(david)

  • Bagikan