Sat Narkoba Polrestabes Medan Tangkap Bandar Besar Sabu Antar Provinsi di Medan, 2 Kilo Sabu Disita

  • Bagikan

MEDAN|Frekuensimedia.com

Satuan Narkoba Polrestabes Medan kembali menangkap dua bandar besar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi antarprovinsi di berbagai tempat di Kota Medan.

Kedua bandar besar itu, masing – masing  Spnto alias Yto (32) warga Jalan Husen Pamela RT 020/RW 004, Desa Samke, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke dan Desa Tanjung RT 9, Kecamatan Bendo, Kabupaten Maketan, Provinsi Jawa Timur dan Hrmn alias A (35) warga Gang Sekip, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau.

“Keduanya yang disergap itu juga masuk target operasi (TO) petugas Polrestabes Medan, ” ucap Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Oloan Siahan SH SIK MH didampingi Kanit Idik  II Narkoba Iptu Arjuna Bangun SH MH kepada wartawan di Polrestabes Medan, Senin (15/3/2021).

Kata dia keduanya melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. “Barang bukti yang diamankan 2 bungkus plastik yang berisikan Narkotika golongan I bukan tanaman dengan sebutan sabu (Metamfetamina) dengan berat bersih 2. 000 gram dan 1 bungkus plastik yang berisikan Narkotika golongan I bukan tanaman dengan sebutan sabu (Metamfetamina) dengan berat bersih 0,22 gram, ujarnya.

Kompol Oloan Siahaan menjelaskan, kronologis kejadiannya pada hari Minggu tanggal 28 Maret 2021 sekitar pukul 15.00 WIB, Spnto alias Ynto berangkat dari Surabaya menuju Pekan Baru, karena disuruh datang oleh temannya bernama Hrmn alias A, pada hari  Senin tanggal 1 Maret 2021 pelaku Yanto transit dari Jakarta dan pukul 08.00 WIB pelaku Yanto sampai di Pekan Baru dan dari sana bertemu dengan Hrmn alias A pada saat berada di Pekan Baru, pelaku Ynto ditelpon oleh Marsel alias Omen dan Ynto dan menyuruh Arnto untuk berangkat ke Medan untuk mengecek pil ekstasi, sekitar pukul 14.00 WIB, pelaku Ynto dan Hrmn alias A berangkat menuju Medan, mereka sampai di Medan pukul 20.00 WIB, mereka ditelpon oleh orang yang tidak dikenal dan mengarahkan mereka menuju Mesjid Agung, sesampai di Mesjdi Agung mereka dijemput oleh 2 orang laki-laki yang tidak di kenal, mereka membonceng Ynto dan membawanya ke salah satu rumah yang berada di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun sedangkan Hrmn dibawa ke Hotel Red Doorz Oyo, di Jalan Teratai,

Selanjutnya, Ynto bertemu dengan seorang laki-laki bernama Ahmd dan memperlihatkan kepadanya sekitar dua ribu butir pil, lalu Ahmd memberikan kepada Ynto ¼ butir pil tersebut dan pil tersebut dikonsumsi oleh Ynto, tak berapa lama kemudian Ynto menelpon Mrsl alias Omn dan Prasyo dengan mengatakan, barangnya sudah dilihat dan sudah test, barangnya bagus. Tepat pada hari Selasa tanggal 2 Maret 2021 sekitar pukul 11.00 WIB Mrsl menelpon Ynto dan menyuruh untuk mengecek narkotika jenis sabu-sabu dari Ahmd tak berapa lama kemudian Ahmd datang dan mendekati Ynto, kemudian memperlihatkan kepada Ynto 2 bungkus besar plastik teh Cina yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu, lalu Ynto mengetes sabu-sabu tersebut dengan cara menghisapnya dan ternyata sabu-sabu tersebut bagus, lalu Ynto menelpon Mrsl dan mengatakan, bahwa sabu-sabu tersebut bagus, karena banyak pil ekstasi yang dikonsumsi oleh Ynto maka Ynto duduk dibelakang rumah warga, sekitar pukul 18.15 WIB

Pada saat Ynto duduk dikursi di belakang rumah warga, tiba-tiba datang beberapa orang laki-laki yang tidak dikenal mengaku anggota kepolisian dari Satuan Narkoba Polrestabes Medan, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Ynto dan pada saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti berupa 2  bungkus besar plastik teh Cina yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu yang berada di bawah kursi dekat Ynto duduk, untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tersebut maka polisi membawa Ynto ke kantor polisi Satuan Narkoba Polrestabes Medan, pada hari Selasa tanggal 02 Maret 2021 sekitar pukul 08.00 WIB.

Hrmn alias A keluar dari Hotel Red Doorz Oyo dan menuju Pekan Baru, Pada hari Rabu (03-03-2021), sesampai Hrmn di pekan Baru dia telepon oleh Ynto dan menyuruh agar balik ke Medan, sekira pukul 12.00 wib Hrmn berangkat dari Pekan Baru menuju ke Medan.
Sekira pukul 16.00 Wib sampai ke Medan dan langsung menuju jalan. Sei Blutu No.17-B keluruhan merdeka kecamatan. Medan Baru.
Selanjutnya, Hrmn langsung menuju kamar 115 Hotel Grand Centra Medan, didepan kamar Hotel Hrmn diberhentikan oleh petugas pada saat penggeledahan ditemukan 1 bungkus plastik yang berisikan narkotika jenis sabu dari dalam dompet milik Hrmn, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Hrmn dibawa ke kantor satuan Narkotika Polrestabes Medan. ” Kita juga masih memburu jaringan Ynto yang belum tertangkap ini,” ucap Kompol Oloan Siahaan.( Akhyar Nst).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

94 − 84 =