Reskrim Polsek Helvetia Tangkap Pelaku Jambret.

  • Bagikan

frekuensimedia.com – Dua orang pelaku jambret berhasil diringkus Petugas Patroli Polsek Helvetia di jalan Asrama Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (3/5) malam kemarin. Kedua pelaku itu diketahui bernama Parjo Deriston Situngkir alias Parjo (21) warga asal Desa Paropo Dairi yang ngekost di jalan Kamboja III No 58 Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia dan Rubensius Napitu alias Ruben (20) warga asal Desa Hutahurung, Simalungun yang ngekost di jalan Kamboja III No 58 Kelurahan Helvetia Kecamatan Medan Helvetia.

Informasi yang diperoleh dikantor polisi, Selasa (5/5) sore menyebutkan kedua pelaku ditangkap polisi karena gagal menjambret Elmina dan suaminya yang berboncengan kreta saat melintas dilokasi kejadian. Ceritanya pada saat sebelum kejadian, kedua anak perantauan ini lagi tidur-tidur di kost-kosan mereka. Suntuk karena sudah tak memiliki uang akhirnya keduanya merencanakan untuk menjambret. Dengan berboncengan kreta Supra X 125 BK 6324 AAQ milik Parjo akhirnya keduanya berkeliling mencari mangsa. Saat melintas dilokasi kejadian, kedua begundal melihat korban sedang berboncengan dengan suaminya. Tanpa pikir panjang, Parjo yang bertugas sebagai joki langsung memepet korban. Sementara itu, Ruben yang duduk diboncengan langsung merampas dompet berisikan uang Rp20 ribu dan 1 unit Hp merk Mito yang sedang dipegang korban. Tarik-tarikan pun terjadi.

Karena kalah tenaga dan gugup diteriaki maling akhirnya kedua begundal ini gagal menjambret dompet milik korban. Secara kebetulan petugas Patroli Polsek Helvetia yang sedang mobile melihat kejadian tersebut langsung memepet kereta pelaku dan meringkusnya. Selanjutnya keduanya pun diboyong ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Saat diwawancarai keduanya mengaku baru sekali menjambret. “Baru sekali kami main bang. Karena belum datang uang kiriman dari kampung bang makanya kami menjambret. Kami ke Medan mau cari pekerjaan bang,” ungkap keduanya serempak sembari mengaku baru 2 bulan berada di Medan.

Terpisah saat dikonfirmasi Kapolsek Helvetia, Kompol Ronni Bonic mengatakan keduanya dijerat dengan pasal 365 Ayat (2) ke 2e Jo 363 Ayat (1) ke 4e Jo 53 dari KUHPidana. “Ancaman diatas 5 tahun penjara,” tegasnya. (David)

  • Bagikan