Reskrim Polresta Medan Menggulung Sindikat Polisi Gadungan Dalam Modus Arloji.

  • Bagikan

wpid-waspada_penipuan_2

frekuensimedia.com – Sat Reskrim Polresta Medan kembali menggulung sindikat polisi gadungan yang melakukan pencurian pada korbannya,dengan modus penjualan jam tangan online yang terjadi disalah satu hotel di Jalan Sisingamangaraja Medan.

Menurut keterangan dari penangkapan pada Sabtu kemarin itu diketahui sebanyak 6 orang pelaku,diantaranya 2 perempuan,beserta barang bukti satu unit lencana polisi dan barang hasil curian.

Berdasarkan keterangan diketahui adapun keenam tersangka tersebut yakni WS (25) warga Jalan Ileng Lingkungan 01 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan,SIH (21) warga Jalan Belat Medan Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung,RND alias T (21) warga Jalan Letter Press Kelurahan Pulo Brayan Darat Kecamatan Medan Timur,RH (21) warga Jalan Muslim Gang Jawa Kelurahan Sei Seikambing C II Kecamatan Medan Helvetia, R alias D (20) warga Jalan Ileng Lingkungan I Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan,dan MRA (17) warga Jalan M Basir Medan Marelan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono didampingi Kanit Pidum Polresta Medan AKP Bayu Samara,kepada wartawan Minggu (23/8) sore mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula ketika pihaknya pad Kamis (20/8) kemarin menerima laporan dari seorang penjual jam via internet yang telah menjadi korban pencurian saat bertransaksi dihotel.

Menurut informasi  awalnya tersangka membuka situs OLX dan memesan jam tangan,ucap Aldi dihalaman Polresta Medan,usai memesan jam tangan,tersangka dan korban bertemu dihotel. Kemudian korban diajak kekamar hotel untuk transaksi jual beli arloji.Dikamar hotel, empat orang pria yang mengaku sebagai polisi datang melakukan penggerebekan narkoba.Para tersangka itu menuduh sikorban merupakan teman dari tersangka narkoba. Padahal itu semua hanya modus.

Kemudian tersangka membawa lari barang-barang korban yakni dua unit sepeda motor,Honda Vario BK.5495.AEN dan Yamaha Mio Soul GT BK.2742.ADI,serta 25 unit jam tangan berbagai merek,tiga unit smartphone,dan uang tunai Rp.400 ribu.

Akibat perbuatannya,para tersangka dijerat pasal.363,55, dan 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman kurungan penjara diatas lima tahun penjara.(David)

  • Bagikan