Polresta Denpasar mendapat kunjungan Team Biro Provos Divpropam Polri

  • Bagikan

Polresta  Denpasar mendapat kunjungan Team Biro Provos Divpropam Polri

FREKUENSI MEDiA INDONESIA,COM BAlI

Polda Bali Polresta Denpasar

Pada hari Rabu tanggal 25 Agustus 2021 mulai pukul 13.35 Wita bertempat di Lobby Mako Polresta Denpasar, telah tiba Team Biro Provos Divpropam Polri beserta rombongan yang dipimpin oleh KBP. Jannus P. Siregar, S.I.K., M.H. selaku Ketua Tim, diterima oleh  Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, S.H., S.I.K., M.Si.

 

Tujuan team Biro Provos Divpropam Polri berkunjung Kepolresta Denpasar untuk melaksanakan pengecekan Penjagaan Mako, VIP, tahanan serta protokol kesehatan Covid-19 di Polda Bali dan Jajarannya.

 

Terimakasih atas penerimaannya dan selanjutnya akan dilaksanakan pengecekan oleh team, kegiatan ini tidak terlepas dari kesiapan kita dalam pengamanan markas termasuk juga adanya terobosan kreatif dalam pengamanan ruang tahanan yang ada di Mako Polresta Denpasar kata Ketua team  KBP Jannus P. Siregar,S I.K, M.H.

 

Saya sudah sempat diskusi dengan wakapolda Bali terkait dengan tahanan, dimana selama ini masih dualisme dalam penjagaan tahanan baik dilaksanakan oleh Tahti ataupun yang dilaksanakan oleh Yanma.

 

Didalam Perkap masalah perawatan tahanan merupakan tugas dari Tahti dan penjagaannya oleh Yanma.

 

Jangan sampai ada jurang pemisah bila terjadi sesuatu sebagai misal ada tahanan lari ataupun tahanan gantung diri biar tidak timpang tindih masalah tanggungjawabnya

 

Penempatan khusus (Patsus)yang kita buatkan jangan sampai hanya pajangan saja namun tujuannya adalah untuk membuat efek jera bagi anggota kita yang melakukan pelanggaran, laksanakan Patsus selama 24 jam terhadap anggota.

 

Ruang gerak bagi sipelanggar harus dibatasi seperti jangan diberikan membawa HP, selama berada didalam Patsus harus tetap menggunakan pakaian dinas serta pintu sel harus tetap terkunci sehingga dapat membuat efek jera dan dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan SKHT ataupun kalau ada dari Paminal yang mengamankan terduga pelanggar dimasukkan ke Patsus disesuaikan dengan tingkat pelanggarannya sebagai contoh ada angota kita yang membuat keributan karena mabuk kita memiliki waktu pengamanan selama 2 x 24 jam dan itu sudah sesuai dengan Perkap.

 

Patsus tersebut diberlakukan untuk benar-benar memberikan efek jera kepada personil Polri ataupun PNS Polri yang melakukan pelanggaran bukan hanya sebagai pelampiasan saja, namun dalam pelaksanaannya tetap harus ada pembatasan-pembatasan

 

Patsus itu sama pemberlakuannya seperti tahanan dari orang umum seperti pemakaian baju tahanan dan siapkan buku-buku yg ada kaitannya dengan kerohanian, jangan saja kerena sama-sama anggota Polri kita biarkan saja personil tersebut yang menjalankan Patsus kita tempatkan diluar ruangan

 

Khususnya dalam penegakan Prokes saya lihat sudah bagus yaitu sudah dilaksanakan  Patroli Prokes dan perlu kita analisa dalam pelaksanaannya dengan interval naik turunnya inflasi anggota kita yang terpapar covid-19

 

Perlu kita datakan anggota kita yang sudah divaksin, laksanakan pengecekan kartu vaksin terhadap anggota Polri dan PNS Polri dan untuk mengecek keakuratan anggota kita yang sudah vaksin.

 

Ditegaskan pula bahwa terkait  Sispam Markas agar diberikan masukan bahwa  kita tetap menjaga Markas kita jangan sampai terusik oleh masyarakat dengan tidak tertibnya dalam melaksanakan pengamanan Markas dengan tetap laksanakan pengecekan terhadap personil yang melaksanakan pengamanan markas.

Sispam Markas ataupun kontijensi dalam situasi darurat seperti bencana alam, teroris serta adanya kejadian menonjol yang perlu penanganan khusus, Alarm panggilannya harus ada perbedaan  sehingga personil memahami dan mengerti tentang kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya, harus bisa berbuat apa dan siapa yang bertanggung jawab, pungkasnya

Pada kesempatan tersebut  Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan terkait dengan tahanan yang menghuni Rutan Mako Polresta Denpasar dan sesuai dengan derektif dari Mabes Polri bahwa tahanan yang menghuni Rutan Mako Polresta Denpasar overload.

Yang menjadi kendala untuk tingkat Lapas terhadap tahanan yg sudah inkrah pe

(Donnox wong)

Penulis: Donnox wongEditor: Donnox w
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

30 − 23 =