PENINGKATAN PEMAHAMAN KEKAYAAN INTELEKTUAL MELALUI SEMINAR KELILING

  • Bagikan

PENINGKATAN PEMAHAMAN KEKAYAAN INTELEKTUAL

MELALUI SEMINAR KELILING                   Frekuensi media indonesia,com Bali

BADUNG – Selasa, 21 September 2021 bertempat di The Laguna Resort and Spa

Nusa Dua, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan Japan

International Cooperation Agency (JICA) menyelenggarakan Seminar Keliling dengan

tema “Perlindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual bagi Kalangan Universitas,

Industri dan Usaha Kecil Menengah”. Hadir secara virtual Direktur Jenderal Kekayaan

Intelektual (Dr. Freddy Harris, S.H., LL.M, A.C.C.S), Mr. Sakamoto Kazuki selaku Project

Formulation Advisor – JICA Indonesia, Mr. Nishimaya Tomohiro selaku JICA Expert for

DGIP dan hadir secara langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak

Asasi Manusia Bali (Jamaruli Manihuruk), Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan

Kekayaan Intelektual (Daulat P Silitonga), Direktur Merek dan Indikasi Geografis (Nofli),

Direktur Hak Cipta dan Desain Industri pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual

(Syariffudin), Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Contantinus Kristomo), dan Para

Peserta Kegiatan yang terdiri dari Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Dinas (

Koperasi UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perguruan Tinggi Negeri Maupun

Swasta serta para pelaku usaha dari UKM dan IKM Binaan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali (Jamaruli

Manihuruk) dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seminar keliling ini

merupakan kegiatan yang ke 3 ( tiga ) kalinya yang diselenggarakan di Provinsi Bali, oleh

karena itu beliau dan seluruh jajarannya sangat mendukung sepenuhnya kegiatan

seminar keliling ini dengan harapan dapat memberikan manfaat yang positif bagi

masyarakat Provinsi Bali. Tujuan utama terselenggaranya kegiatan ini adalah penguatan

dalam perlindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual serta pengembangan sistem

untuk meningkatkan keselarasan pencatatan maupun pendaftaran produk- produk

Kekayaan Intelektual. Bapak Gubernur Bali beserta seluruh Organisasi Perangkat Daerah

( OPD ) dan seluruh stakeholder lainnya yang sangat antusias dalam Pemajuan

Kekayaan Intelektual. Melalui upaya edukasi, pemantauan dan pengawasan yang selama

ini dilakukan diharapkan bisa menciptakan sinergitas dalam perlindungan dan penegakan

hukum khususnya di Bidang kekayaan Intelektual. Salah satu bentuk sinergi yang

dimaksud adalah pembentukan sentra layanan Kekayaan Intelektual yang saat ini sudah

terbentuk di 9 ( sembilan ) Kabupaten/ Kota sejumlah 14 ( empat belas ) Sentra

Kekayaan Intelektual yang disepakati oleh Kantor Wilayah dengan beberapa OPD serta

Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh

seluruh lapisan masyarakat baik pelaku usaha, pelaku seni maupun di bidang akademik.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dr. Freddy Harris, S.H., LL.M, A.C.C.S)

memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

yang sangat berperan aktif dalam mengoptimalkan potensi Kekayaan Intelektual. Provinsi

Bali dapat dijadikan percontohan kepada provinsi-provinsi lainnya dalam memberikan

perlindungan terhadap Hak Kekayaan Intelektual. Beliau berharap dalam seminar ini

dapat memberikan pemahaman betapa pentingnya perlindungan dan pengelolaan

pemanfaatan Kekayaan Intelektual, karena pada era globalisasi saat ini salah satu

potensi yang dapat menggerakan roda perekonomian sebuah negara adalah

mengeksplorasi Nilai Ekonomi Kekayaan Intelektual.(Donnox wong)

Penulis: Donnox wongEditor: Donnox w
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

+ 52 = 60