Pemko Medan Akan Menggelar Pekan Kuliner Kondang 

  • Bagikan
Ilustrasi

IlustrasiFrekuensi Media – Sebagai bentuk dukungan Peningkatan UMKM & Revitalisasi Heritage Pemko Medan akan menggelar Pekan Kuliner Kondang (PKK) UMKM di seputaran Gedung Warenhuis, Jalan Ahmad Yani VII pada Jumat (19/11) mendatang. Kegiatan ini selama tiga hari terselenggara berkat kerjasama dengan TP PKK Kota Medan, Dekranasda Kota Medan serta PT Shopee.

 

Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, menjelaskan PKK UMKM akan berlangsung mulai tanggal 19 -21 November. Nantinya akan ada 40 stand terdiri dari 36 stand Shopee dan 4 stand binaan PKK dan Dekranasda Kota Medan yang akan ikut serta dan seluruhnya adalah kuliner Kota Medan yang sudah masuk dalam marketplace Shopee.

 

Agus mengaku, tujuan digelarnya PKK UMKM adalah sebagai salah satu bentuk perwujudan dalam mendukung revitalisasi kawasan heritage Kesawan yang menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution, sehingga nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata dan ekonomi kreatif.

 

“Tujuan yang ingin kita capai adalah nantinya kawasan Kota Lama Kesawan sebagai destinasi baru pariwisata dan ekonomi kreatif. Lalu, pemberdayaan pelaku UMKM. Warenhuis dipilih karena menjadi icon apalagi dulunya merupakan supermarket pertama di Kota Medan,” kata Agus saat dihubungi, Selasa (16/11).

 

Dengan kegiatan tersebut, imbuh Agus, diharapkan kawasan Kesawan menjadi destinasi yang terintegrasi antara kota lama, heritage, sejarah, ekonomi kreatif, terlebih bagi kuliner Kota Medan agar lebih dan semakin dikenal.

 

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dihadirkan, terang Agus adalah pertunjukkan video mapping di tanggal 19 November yang akan dimulai tanggal 19.30 WIB hingga selesai di Gedung Warenhuis. Lalu, di tanggal 20 November, di halaman depan Balai Kota juga akan diadakan pertunjukan video mapping sekaligus bazar kuliner di samping Balai Kota.

 

“Nantinya, sisi barat menuju Kantor Wali Kota (jalan di samping Hotel Arya Duta) akan ditutup untuk gelaran bazar kuliner,” ungkapnya seraya mengatakan di tanggal 19 November juga Kesawan City Walk (KCW) akan kembali dibuka.

 

Saat pelaksanaan, Agus juga mengaku seluruh pengunjung yang datang harus masuk melalui pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BPBD Kota Medan serta menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. “Apabila ada yang menunjukkan suhu tubuh di atas 37 derajat, maka akan dilakukan swab antigen,” terangnya.(Dinas Kominfo Medan/KPR)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

53 − = 47