Pemko Diminta Segera Bentuk Tim Pengawasan Beras Plastik.

  • Bagikan
frekuensimedia.com – Adanya temuan peredaran beras plastik (sintetis) dinilai sangat berbahaya bahkan melebihi bahaya narkoba. Pemko Medan harus cepat menyikapi dan membentuk tim pengawas yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Penegasan ini disampaikan Ketua Fraksi Persatuan Nasional DPRD Medan Deni Maulana Lubis di gedung dewan, Senin (25/5) menyikapi adanya beras plastik yang meresahkan masyarakat. “Pemko harus dapat memberi jaminan kenyamanan bagi masyarakat Medan”, ujar Deni.
Dikatakan Deni yang juga sekretaris Komisi C DPRD Medan ini, Tim yang melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum dan elemen masyarakat harus bergerak cepat menindaklanjuti temuan yang sudah ada. “Dari mana sumbernya harus ditelusuri. Sedangkan beras yang ada beredar di pasaran saat ini harus dipastikan aman campuran plastik, “tandas politisi Nasdem ini.
Menurut Deni, jika beras plastik terbukti hasil import (bersumber negara luar), sangat dikuatirkan hal demikian  merupakan kejahatan politik untuk menghancurkan bangsa Indonesia. Karena dari sisi ekonominya tidak masuk akal jika lebih murah beras plastik dari beras asli.
Ditambahkannya, persoalan itu harus menjadi tugas bersama dan khususnya pemerintah pusat. Tapi bukan berarti Pemko Medan lebih intensif melakukan pengawasan. “Seluruh aktifitas di pasar, kita minta Pemko Medan tetap memantau,” imbuhnya.
Diutarakan Deni lagi, kasihan masyarakat selalu dihantui sejumlah persoalan, seperti pupuk palsu, obat obatan palsu hingga beras palsu. “Tak ada lagi kenyamanan bagi masyarakat kita. Belum lagi masalah kenaikan BBM, LPG,” bebernya.(Franky)
  • Bagikan