Pelaksanaan Sholat I’ed Bersama, dan Penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul FITRI

  • Bagikan
Pelaksanaan Sholat I'ed bersama dan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri Di Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan Bali

Frekuensi Media.com. Denpasar,Kamis 13 Mei 2021: Kegiatan Sholat Ied dan Penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan.

Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan melaksanakan kegiatan Sholat Ied bagi Warga Binaan Pemasyarakan ( WBP) dan penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 Kamis ( 13/05). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan Ibu Lili beserta jajarannya.

Tidak hanya Warga Binaan, Ibu Kalapas beserta jajaran yang beragama islam juga turut serta melaksanakan Sholat Ied yang dimulai sejak pukul 06.30 WITA. Ditengah pandemi covid-19 ini, kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Suasana khusuk menyelimuti Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan. Yang menarik adalah toleransi antar umat beragama terlihat jelas, karena Warga Binaan yang tidak beragama islam sangat tenang dan sunyi ketika ibadah sedang berlangsung. Usai melaksanakan Sholat Ied, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan SK Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H Tahun 2021 secara simbolis oleh Ibu Kalapas kepada perwakilan Warga Binaan. Kemudian dilaksanakan pembacaan nama-nama Warga Binaan yang mendapatkan Remisi oleh Ibu Kasubsi Registrasi. Dalam kesempatan ini Ibu Kalapas juga memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri serta membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM. Beliau juga memberikan motivasi kepada Warga Binaan untuk selalu menjaga kesehatan, produktif dan mengikuti kegiatan pembinaan dengan aktif di dalam Lapas.Terdapat 66 Warga Binaan yang mendapatkan Remisi dengan rincian sebagai berikut :

a. Remisi 15 Hari : 10 orang

b. Remisi 1 Bulan : 47 orang

c. Remisi 1 Bulan 15 Hari : 8 orang

d. Remisi 2 Bulan : 1 orang

Raut wajah bahagia Warga Binaan terlihat jelas usai kegiatan berakhir. Di hari ini Lapas Perempuan Kelas II A Kerobokan menyediakan lontong opor sebagai menu makan spesial. Meskipun dibalik jeruji, mereka tetap dapat merayakan Hari Raya dengan rasa kekeluargaan antara Warga Binaan dan petugas. Semoga dengan pemberian remisi serta pembinaan yang telah diberikan di dalam lapas, mereka dapat memperbaiki diri menjadi insan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat. (Donnox Wong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

90 − 80 =