Pedagang Pusat Pasar Sambu Mohon Welas Asih Wali Kota Medan “Tolong Kami Beri Kesempatan 6 Bulan”

  • Bagikan

frekuensimedia.com – Ratusan pedagang dipasar Seram, pasar Bedage, pasar Bulan, pasar Bintang dan pasar Sei Kera mengetuk hati nurani Walikota Medan,untuk diberi kesempatan berjualan selama 6 bulan,jika sudah sampai pada waktunya, kami sendiri yang beranjak tanpa digusur.

Kami pedagang disini dikutip Perpas cukai, uang sampah retribusi bongkar muat dan parkir semua itu kami bayar tetapi pemerintah tidak adil dalam mengambil suatu kebijakan,seenaknya mereka Satpol-PP mengusir kami dengan tidak ada rasa kemanusian, kami sangat trauma Ucap mak Dona.

Dimana keberpihakan poster Walikota Eldin yang menuliskan mendukung pedagang kaki lima. Sementara ribuan pedagang kaki lima terlantar yang pindah ke pasar induk hanya 20% ke sisanya menunggu hati nurani penguasa Kota Medan,ucap beberapa pedagang.

“Kami mohon kepada Wali Kota Medan memberi kesempatan kepada kami selama 6 bulan, sesudah itu tidak gusur pun kami sendiri yang beranjak ucap Napit diaminkan pedagang pengecer lainnya.

Ibu Dona menuturkan kesusahannya kepada wartawan katanya saya sudah 29 tahun berjualan disini janganlah Walikota mendadak kami di gusur,ucapnya.

Kami ini hanya pedagang pengecernya merasa ditipu oleh Dirut PD Pasar yang katanya di beberapa koran sudah di sosialisasikan pemindahan ke pasar induk, padahal tidak demikian,ucap Ibu Elmira.Ditambahkannya, sebenarnya petugas PD Pasar mendatangi kami dan menjelaskan katanya kami kemari untuk mendata di kertas kuning ini dan sudah distempel dan beri nomor nantinya melalui bukti kertas ini para pedagang mendapat lapak atau kios karena sudah terdata disana ucapnya menirukan ucapan petugas PD Pasar kepada sejumlah pedagang.

Saat pendataan tempo hari,kami tanya kepada petugas pasar kapan pencabutan nomor,dengan suaranya yang meyakinkan mengatakan kami telephone orang ibu tenang saja kalian sudah tercatat kok nama kalian.

Ternyata saat kami kesana pasar induk beberapa hari yang lalu kata petugas disana nama dan nomor kalian belum terdata,kalian masuk daftar tunggu,itulah kami namakan ditipu oleh dirut PD Pasar Medan lantas janjinya dulu terhadap kami dimana,ucap Elmira senin (26/5/2015) dini hari.

Sementara kami ini hanya pedagang pengecernya,yang penghasilan pas-pas, ternyata kios dipasar induk itu disana ada bandrolnya untuk kios grosir harga perkios Rp.40 juta,sub grosir 50 juta kios distributor Rp.70 juta lalu kios pengecer Rp.10-20 juta dengan ukuran 2 x 2. Bagi yang punya uang tidak terlalu sulit bagi kami sangat – sangat berat,ucap ibu Elmira.(david)

  • Bagikan