SUMUT  

Ortu Korban Penculikan Ragukan Kinerja Reskrim Polresta Medan.

frekuensimedia.com –  Orang tua korban penculikan (trafficking) setelah buat laporan di Sat Reskrim Polresta Medan,sampai sekarang masih melakukan pencarian kemana-mana karena dugaan orang tua korban tersebut Oknum Sat Reskrim ada permainan dengan si Penculik (pelaku) anaknya,menurut pengakuan orang tua korban penculikan anaknya itu ada yang menyaksikan (melihat) anaknya (korban) ditarik paksa oleh si Pelaku (Esra dan Putri) dengan memakai sepeda motor mio.Demikian juga si pelaku sudah mengakui perbuatannya dihadapan  Kepala Lingkungan (Kepling) bahwa sipelaku dibayar Rp. 1.500.000 dan Rp. 500.000. untuk mereka berdua, ujar orang tua korban ( boru Sinanjuntak ). Tapi kenapa si oknum reskrim itu tidak melakukan pengembangan atau penyelidikan ketika kedua pelaku sudah diambil keterangannya. ?

Dari sejak itu orang tua korban meragukan dan tidak mempercayai kinerja reskrim tersebut hingga melakukan pencarian sendiri dan meminta kepada wartawan untuk membantu keluarga korban.

Melalui wartawan  keluarga korban juga minta tolong untuk menyebarkan berita ini bersama photonya kepada masyarakat. Keluarga korban memohon kepada masyarakat untuk sudi kiranya memberitahukan kepada wartawan apabila masyarakat mengetahui (melihat) anaknya.

Orang tua korban berpraduga besar anaknya dijual kepada Mucikari. Karena orang tua korban kenal betul dengan ke 2 pelaku tersebut,ke 2 pelaku itu sering mencari para wanita muda (gadis) di daerah tol Perumnas Mandala untuk dijual ke Mucikari untuk dijadikan Pekerja Sek Komersial (PSK), ujar boru Simanjuntak (ibu korban).

Nama korban : DAHLIA  VERONICA  Boru NAPITUPULU.Ciri – ciri : Pendek (tidak gemuk),  berkulit putih, rambut lurus dan panjangnya lebih sebahu.(Red.Kontra)

Tersangka Esra Br Tobing

IMG_20150429_165231

 korban : DAHLIA  VERONICA  Boru NAPITUPULU.
korban Penculikan : DAHLIA VERONICA Boru NAPITUPULU.