Maraknya Tempat Mesum Dikota Medan,Spa Six Star Refleksi Sediakan Plus Plus.

  • Bagikan
Gebrek Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan.
Gebrek Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan.
Gebrek,Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan.

frekuensimedia.com – Polsek Medan Timur kembali melakukan penggrebekan disebuah tempat refleksi spa Six Star Refleksi,yang berada di Jalan Negara,Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan,Jumat (12/6),pukul.15.00.wib.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan Aksi penggrebekan tersebut,dipimpin oleh Kanit Reskrim,AKP Alexander Piliang dan Panit 1 dan 2 bersama anggota reskrim polsek medan timur,saat tiba dilokasi,pihak kepolisian langsung grebek tempat Spa plus plus tersebut dengan menunjukkan surat resmi Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang sangat meresahkan.

Berdasarkan informasi yang didapat,bahwasanya dalam penggrebekan tersebut.pemilik Spa plus plus yang saat itu berada dilantai 1 sempat ingin mengelabui petugas bahwa diatas merupakan tempat tinggal,agar polisi tidak naik ke atas.

Menurut keterangannya bahwasnya Dilantai 3 gak ada apa-apa pak,cuma tempat tinggal aja di atas itu,terang Riki (43) pemilik SPA saat menghalangi petugas kepolisian.

Alhasil dengan sigapnya,pihak kepolisian langsung menerobos naik kelantai 2 akan tetapi saat hendak naik kelantai 3 pintu digembok,anggota reskrim yang tak mau dikibulin langsung mendobrak pintunya.

Sementara itu Alangkah terkejutnya,saat pihak kepolisian tiba dilantai 3,ternyata dilantai 3 tersebut terdapat 6 buah kamar, dan mendengar desahan suara seorang cewek didalam kamar berukuran 2×3,tak mau tunggu lama,anggota reskrim langsung mendobrak pintu kamar dan menemukan sepasang laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri dalam keadaan bugil didalam kamar sedang berhubungan intim layaknya pasangan suami istri.

Pihak kepolisianpun menyuruh kedua pasangan tersebut segera mengenakan pakaian agar dapat langsung diboyong kemako polsek medan timur guna pemeriksaan.

Berdasarkan keterangan Jailani (29) warga Jalan Pendidikan, Komplek Oriental,Tanjung Mulia. mengatakan,dirinya baru sekali berada di spa tersebut dan hanya iseng-iseng datang ke tempat spa tersebut.

“Iseng-iseng aja pak,baru sekali ini aku ketempat spa itu pak,terangnya kepada petugas kepolisian yang melakukan penggerebekan.

Sementara itu,menurut pengakuan Shinta (32) warga Jalan Pukat Harimau,Perumnas Mandala ini mengatakan,dirinya sudah bekerja selama 8 bulan di tempat spa tersebut,udah lama pak,udah 8 bulan saya kerja di spa itu,ucapnya saat diinterogasi pihak kepolisian.

Menurut pengakuan Janda beranak 1 ini mengatakan, selain mengusuk para tamu yang datang,dirinya juga melayani lelaki hidung belang dengan jasa plu- plus jika ada tamu yang ingin berhubungan badan.Kebanyakan ngusuk aja,tapi kalau ada tamu yang minta berhubungan badan saya layani juga,ujarnya.

Shinta mengatakan,tarif kusuk dispa tersebut dikenakan tarif biaya Rp.100 Ribu,hasilnya dibagi 2 dengan atasannya.Jika tamu ingin berhubungan badan, dikenakan tarif Rp.300 Ribu.

“Kalau kusuk itu tarifnya Rp.100 Ribu,nanti Rp.50 ribu samaku Rp.50 ribu lagi sama atasan, kalau berhubungan badan tarifnya Rp.300 Ribu,Rp.200 Ribu samaku,Rp.100 Ribu sama atasan,ungkapnya kembali.

Sementara itu,menurut Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Alexander Piliang,Sabtu (13/6) membenarkan kejadian tersebut.Kedua pasangan yang bukan suami istri dan pemilik spa tersebut masih dalam pemeriksaan,ungkapnya saat dikonfirmasi.(David)

 

  • Bagikan