Kunjungan DPRD Medan ke Pasar Disambut “Pecahan” Botol Miras.

  • Bagikan

DSC01899

frekuensimedia.com – Kunjungan Komisi C DPRD Medan ke Pasar Induk Tuntungan dan Pasar Petisah, Jumat (15/5) sedikit ternoda. Niat sejumlah anggota dewan terhormat ini untuk memfasilitasi keluhan pedagang dengan berbagai kebijakan PD Pasar (Perusahaan Daerah milik Pemko Medan) ternyata dinilai buruk oleh oknum tertentu.
Fakta itu dibuktikan, saat rombongan komisi C ke pasar induk, Jumat sore disambut kurang bersahabat, dimana ada oknum menaiki sepeda motor dengan gas meraung raung. Persisnya, saat rombongan komisi C tiba di pasar induk, sebuah mobil dan sepeda motor berkeliling pasar sembari ngeber-ngeber gas mobil dan sepeda motor membuat suasana tak kondusif.
Tidak sampai disitu, saat rombongan komisi C melanjutkan kunjungannya ke Pasar Petisah. Namun, kunjungan dewan ini juga  mendapat sambutan yang tidak bersahabat dari sejumlah oknum.
Setibanya rombongan komisi C DPRD Medan yang dipimpin Ketua Komisi C, Salman Alfarisi didampingi anggota Komisi, Hendra DS, Kuat Surbakti, Zulkifli Lubis dan staf komisi Aini dan Novi di basmand pasar petisah. Sejumlah oknum tampak berkumpul dan terkordinir menunjukkan gelagat tak beretika.
Kemudian seorang oknum berkeliling menaiki sepeda motor dengan suara ngeber-ngeber. Usai melakukan aksi ala balapnya, sepeda motor tadi pun menghampiri kumpulan anggota dewan yang sedang berdialok dengan utusan PD Pasar.
“Ada apa ini ngumpul-ngumpul, bapak bapak ini dari mana,” cetus oknum yang menaiki sepeda motor tadi. Bahkan sejumlah oknum yang sebelumnya berkumpul agak jauh lantas ikut menghampiri anggota dewan. Sangat mengejutkan, tiba tiba suara botol pecah terdengar kuat ditengah kerumunan. Ternyata botol tersebut adalah botol muniman keras (miras) yang sengaja dipecahkan oknum yang tidak bertanggungjawab.
Tentu saja suasana menjadi tegang dan tidak kondusif, tampak anggota dewan pun tidak konsentrasi saat berdialog dengan pihak PD Pasar serta pedagang. Sehingga, tanpa melakukan kunjungan maksimal, anggota dewan memilih bubar.
Yang anehnya, sejumlah utusan PD Pasar tidak ada upaya menenangkan suasana agar kondusif. Bahkan seorang oknum dari PD Pasar tampak berbisik ke salah seorang anggota dewan menyebut,  “Seperti ini lah pak yang kami alami setiap saat”, ujar oknum tadi seraya berlalu.
Komisi C DPRD Medan Salman Alfarisi, Hendra DS, Kuat Srbakti dan Zulkifli Lubis yang ikut kunjungan kepada wartawan mengaku sangat kecewa. Pada hal menurut mereka, kunjungan ke Pasar untuk membantu pihak PD Pasar dan pedagang mencari solusi terbaik.
Bahkan Hendra DS sangat menyesalkan pihak PD Pasar yang terkesan melakukan pembiaran. Seharusnya PD Pasar harus mampu menciptakan suasana kondusif di Pasar sehingga konsumen merasa nyaman. “Bukan membiarkan minuman miras secara vulgar menyambut kehadiran dewan,” ujar Hendra kesal.
  • Bagikan