Kerja Keras Kapolda Sumut, Satu Dusun Di Taput Terpapar Covid-19 Sembuh

  • Bagikan

MEDAN| Frekuensimedia.com

Hasil kerja keras Kapolda Sumut Irjen Pol.Drs.RZ.Panca Putra Simanjuntak, satu Dusun yang terpapar Covid-19 secara massal dinyatakan sembuh.

Diketahui 147 waga Dusun Huta Gur Gur, Desa Aek Tangga, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, sempat menjalani isolasi mandiri ditempat khusus.

Begitu diketahui terpapar Covid, Kapoldasu dengan intens melakukan monitoring serta koordinasi dengan pemerintah se-tempat dalam menangani masyarakat Dusun Huta Gur Gur yang terpapar Covid-19.

Bahkan, Kapoldasu sampai beberapa kali turun ke Dusun Huta Gurgur, Desa Aek Tangga, Kec Garoga, Kab Taput. Dan mengajak Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin turun melihat kondisi warganya itu.

Dalam kunjunganya, orang nomor satu di Polda Sumut itu memberikan bantuan alat swab antigen kepada petugas medis untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 terhadap 300 masyarakat.

Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terpapar Covid-19 Kapolda Sumut turut menyediakan tempat isolasi mandiri serta memperketat pengamanan keluar masuk warga ke Dusu Huta Gur Gur dalam upaya mencegah Covid-19.

Alhamdulillah, hari ini kerja keras kita semua terbayarkan dengan dinyatakannya warga Dusun Huta Gur Gur sembuh dari terpapar Covid-19,” kata Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, usai menerima laporan hasil swab antigen dari Dinas Kesehatan Tapanuli yang menyatakan warga Dusun Huta Gur Gur bebas Covid-19, Jumat (28/5).

Walaupun kondisi warga dusun telah dinyatakan sembut tetap diimbau dan dingatkan untuk selalu mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, menghidari kerumunan dan tetap menjaga jarak.

“Jangan sampai karena kita abai terhadap protokol kesehatan malah membuatkan warga yang telah dinyatakan sembuh kembali terpapar pandemi Covid-19,” terang Jenderal bintang dua tersebut.

Diketahui, sejak terjadinya kasus Covid itu, warga di dusun terlihat sepi dan tidak melakukan aktifitas sehari-hari. Selain itu, warga hanya berdiam diri di rumah masing-masing karena pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, terpaksa mengkarantina warga karena semuanya positif Covid-19.(Akhyar Nst).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

67 + = 76