Kapolrestabes Medan Papar kasus Pencurian

  • Bagikan

MEDAN | Frekuensimedia.com

Polrestabes Medan ungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pasangan Suami Istri.

Disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko dalam konferensi persnya, Senin (28/12/2020) kasus pencurian tersebut dilakukan oleh Swandi warga Helvetia  dengan korban Po Khin Shin als Ali dan Po Khin Liang alias Ayung yang juga merupakan majikan pelaku.

“Sesuai LP/3141/K/XII tanggal 19 Desember tindak pidana pencurian itu di dahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan terhadap orang lain,” ucap Riko.

Jelas Riko, pencurian tersebut terjadi pada 17 Desember 2020, sekira pukul 18.30 Wib di Jalan Gatot Subroto, Medan. Saat itu pelapor Po Khin Shin alias Ali sedang berada di rumah tersebut.

“Sementara Suwandi yang telah mengumpet di gudang lantai 2 rumah Pi Jhin Sin alias Ali, dengan secara tiba tiba memukul Ali dari belakang.” tambah Perwira berpangkat Komisaris Besar Polisi itu.

Setelah dipukul, masih kata Riko, yang bersangkutan bangun, melawan. Namun, dipukul lagi sebanyak empat kali yang menyebabkan korban mengalami pingsan. Setelah korban sadar, Ali kemudian mencari Po Khin liang di lantai bawah yang juga sudah dalam keadaan pingsan.

“Atas kejadian itu, Bibir dan kening Po Khin Sin mengalami luka memar sedangkan Ayung mengalami luka koyak pada punggung, mata kiri luka memar, dan juga tangan kiri. Saat ini keduanya masih dirawat di Rumah Sakit Royal Prima, Medan,” tambah Riko.

Dalam aksi tersebut, jelas Riko, pelaku mengambil uang tagihan di dalam plastik hitam sejumlah Rp 11 juta juga raib. Termasuk dompet korban berisi Rp 4,5 juta juga ikut raib.

Dari tangan pelaku, beber Riko, selain tersangka, kami juga menyita barang bukti dari pelaku yakni 1 batang besi yang digunakan memukul korban, 1 bungkus permen, 1 bungkus snack potabe, susu kental manis, satu Jaket hitam yang dikenakan tersangka pada saat kejadian, spasang sendal, 1 unit HP android, 1 tas sandang warna coklat, satu potong gelang Emas 2,3 gram, cincin emas 1 gram (22 karat), satu unit sepeda motor Mio warna merah, 1 unit HP warna merah jambu dan uang Rp 2,5 juta. (Akhyar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

5 + 2 =