Kapolres Tanah Karo AKBP Victor Tambunan Tutup Mata Perkara Asusila Di Bawah Umur

  • Bagikan
ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

frekuensimedia.com – Sesuai LP/ 671 / VIII / SU / RES T. KARO bahwa pada hari Senin tgl 17 Agustus 2015 sekira pukul 21.00 Wib. Bahwa benar Tengku M. Hanafi telah datang ke Polres Tanah Karo membuat laporan terkait Perkara pelecehan Asusila Anaknya yang Bernama T.HS

Pihak Pelapor sangat kecewa atas pemeriksaan yang di lakukan Juper, perihalnya, saat pelapor memberikan keterangan kepada Juper, namun juper saat mengetik keterangan pelapor tidak sesuai dengan yang saya utarakan ,seperti terkesan menjebak agar BAP tidak sesuai dengan kejadian, untung saya baca dengan teliti yang di ketik Juper tidak langsung saya tanda tangani, nampak kali jupernya tidak propesional dan tidak pantas untuk jadi juper di kepolisian, jelas Tengku M. Hanafi (pelapor) kepada wartawan yang ber Unit Di Polda hari selasa 18 agustus 2015.

Saat Korban Kita Konfirmasi An T.HS (8) Pelajar jl. Plamboyan IV No. 81 Perumnas Helvetia Medan. korban merasa malu dan teromah saat kita pertanyakan kejadian tersebut, namun lama lama korban mau menceritakan kejadiannya, Kronologis” Saat mandi di kolam Air Panas datang dia (anak laki – laki) menarik kaki awak, terus di Raba rabanya paha awak sampai kedalam yang itu (kemaluannya) saya bilang jangan,jangan tapi dia meraba terus, saya takut karena dia bawa pisau, tidak lama kemudia awak menceritakannya kapada mamak dan ayah, mendengar cerita anaknya yang di perlakukan tidak sopan, kemudian orang tua korban membuat laporan ke Polres Tanah Karo. jelas Korban Salsalbilah kepada wartawan di polda(18/08)

Saya sudah ke bagian Renata di polda, mereka sudah menelepon kesana agar perkara tersebut di tindak lanjuti dan tersangkanya untuk di panggil dan di periksa sesuai hukum, kemudian petugas Renata poldasu mengarahkan kami pelapor untuk kembali ke Polres Tanah karo.Kemudian saya berangkat ke polres Tanah Karo Alhasil, juper tersebut tidak ada di tempat, akhirnya kami pulang, tambah Pelapor melalui Hp selular

jika tidak ada juga penyelesainyan secara hukum, saya akan menyurati bapak Kapoldasu agar perkara ini di proses dan Copot jabatan Kapolresta Tanah Karo. karena Pelaku  masih berkeliaran di luar, menurut saya pelaku dan Kapolres Tanah Karo ada Main Mata. dengan melalui pemberitaan media ini saya harap ke adilan kapada Bapak Kapoldasu, karena tidak mungkin saya bisa jumpa langsung dengan Bapak Kapoldasu. jelas Tengku M. Hanafi.(Team,Kontra)

  • Bagikan