SUMUT  

Jajaran Satreskrim Polresta Medan Ungkap Penjualan Bayi Dirumah Sakit Mitra Sejati.

IMG_20150929_173925

frekuensimedia.com – Jajaran Satreskrim Polresta Medan,bekerjasama dengan Polsek Delitua kembali mengamankan empat orang tersangka dalam kasus penjualan bayi.Masing – masing nama tersangka yakni,Magdalena Sitepu (Bidan),Zulkarnain Ginting (Suami Bidan),Jenda Sembiring (Bapak Anak),Tiara Sembiring (Ibu Anak).

Menurut informasi yang diperoleh bahwasanya kejadian tersebut terjadi,Selasa (29/9) pukul.00.30.Wib,Tkp jalan AH Nasution Rumah Sakit Mitra Sejati,Kel.Pkl.Mansyur,Kec.Medan Johor.

Adapun kronologis kejadiannya dimana petugas Polsek Delitua mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penjualan bayi diwilkum Delitua.Kemudian petugas menindak lanjutin dengan melakukan penyelidikan dan undercoverbuy.

Setelah melakukan penyamaran petugas menjumpain penjual bayi Magdalena Sitepu dan oleh penjual diwajibkan membayar DP sebesar Rp.2 juta,untuk bayi pria dihargai Rp.15 juta dan untuk bayi wanita Rp.20 juta.

Kemudian pada hari Seninnya pukul.17.00.Wib,pelaku menghubungi petugas yang menyamar melalui HP dengan mengatakan bahwa bayi yang akan dijual sudah siap serta berjenis kelamin laki – laki.Sekitar pukul.21.00.Wib,petugas bertemu dengan penjual bayi di RS.Mitra Sejati Jalan AH Nasution Kel.Pangkalan Masyur Kec.Medan Johor.

Pada  pukul.03.30.Wib,pelaku menyerahkan bayi laki Рlaki kepada petugas yang melakukan penyamaran dengan disaksikan oleh suami pelaku yang bernama Zulkarnain Ginting dan kedua orang tua bayi laki Рlaki yang bernama Jenda Sembiring dan Tiara Sembiring.Tanpa pikir panjang pelaku Dkk langsung ditangkap dan diamankan petugas.

Sementara itu Wakapolresta Medan AKBP Hondawan,didampingin Kasatreskrim Polresta Medan,Kompol Aldi dan Kapolsek Deli Tua,AKP Daniel beserta Kanit PPA,AKP Sah Udur Sitinjak,SiK,Selasa (29/9).Mengatakan para tersangka penjualan bayi tersebut telah kita amankan dan turut kita sita barang bukti berupa,1 Lbr kwitansi bukti penerimaan uang,1 Lbr kwitansi pembayaran ke RS.Mitra Sejati,1 Lbr surat pernyataan mengadopsi,1 Bh alat suntik,2 unit Hp merk Nokia.

Atas perbuatan para tersangka akan dikenakan pasal.83 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2003,tentang perlindungan anak,dengan ancaman pidana hukuman maksimal 15 tahun penjara,ungkapnya.(David)