SUMUT  

Jahtanras Polresta Medan Amankan Pelaku Penjualan Sepeda Motor Via Online.

IMG_20150520_164335

frekuensimedia.com – Kanit Jahtanras Polresta Medan,Iptu Dede Chandra Gunawan,kembali mengamankan 2 orang tersangka dalam aksi pencurian dan atau pertolongan jahat/tadah,yakni inisial C (20) warga LK.Pinang Baris 1 Gg.Sehat,Kel.Kp.lalang,Kec.Medan Sunggal dan CW (21) warga jalan Pinang Baris 2 A Gg.Lapangan 2 No.9 Lk.8,Kel.Kp.Lalang,Kec.Medan Sunggal.Dimana keduanya terlibat dalam aksi penjualan sepeda motor via jual beli online yang mempunyai jaringan sindikat yang berinisial B.

Menurut informasi yang diperoleh dari kedua tersangka C dan CW.sudah 4 kali menerima sepeda motor hasil curian dan sebanyak 2 kali berhasil dijual melalui via online tanpa dilengkapi surat surat kendaraan dengan motif harga penjualan yang relatif murah bekisar Rp.2,5 juta,dengan komisi penjualan sebanyak Rp.500 ribu yang diberikan inisial B terhadap para pelaku jual online.

Menurut keterangan yang dihimpun wartawan melalui Kasatreskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subiantoro kepada wartawan,Rabu (20/5).mengatakan dari tangan kedua tersangka turut diamankan barang bukti 1 unit sepeda motor honda warna putih BK.2636.XAJ dan 1 unit sepeda motor yamaha mio soul GT warna hitam BK.5685.MAP
Setelah mendapatkan informasi dari korban Saharuddin dan Ika Lestari dan beberapa saksi lainnya Arpian,Khairul,Wira Lestari,Darto Husein.Jajaran Jahtanras kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan dari lokasi tkp kehilangan sepeda motor dilokasi tkp jln.Gaperta Medan dekat Alfamart,panglong rimba kencana desa Tanjung Morawa A Kec.Tanjung Morawa Kab.Deli Serdang,dan dijalan Irian Jaya tepatnya didepan toko Sinar Jaya Kel.Pekan Kec.Tanjung Morawa Kab.Deli Serdang,diperkirakan pada waktu kejadian Minggu (17/5) pkl.20.10.Wib,Sabtu (16/5) pkl.12.00.Wib,dan Selasa (28/4) pkl.11.00.Wib,akhirnya berhasil mengamankan para pelaku pencurian sepeda motor dengan sistem penjualannya via online.

Atas perbuatan para tersangka akan dikenakan pasal.363 subs pasal.362 subs 480 KUHPidana ancaman 7 tahun penjara ungkap Aldi.(david)