Tuesday , 4 August 2020
Home / Medan / Ibu Nurul Gencar Ajak Kaum Ibu Disiplin Protokol Kesehatan

Ibu Nurul Gencar Ajak Kaum Ibu Disiplin Protokol Kesehatan

Frekuensimedia-Medan :   Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Akhyar semakin gencar dalam mengajak kaum ibu untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti yang tertuang di dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No 27 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Ajak tersebut disampaikan Nurul saat mengikuti pembukaan perwiritan Akbar Miftahul Jannah di Masjid Al-Hilal Kompleks Widuri Jalan Bajak II No 10 Kelurahan Harjosari II Kecamatan Medan Amplas, Jumat (24/7) siang. Selain bersilaturahmi, pengajian tersebut juga dimanfaatkan Nurul untuk mensosialisasikan Perwal No 27 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan kepada masyarakat luas khususnya kaum ibu.

“Sebagai ibu rumah tangga yang mengurus pekerjaan rumah dari pagi hingga malam, baik itu di luar rumah ataupun di dalam rumah tentunya kita juga bisa rentan terkena Virus Corona. Maka dari itu, kita perlu mengingatkan diri kita dan juga seluruh anggota keluarga kita untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dengan kita mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, seorang ibu dapat melindungi keluarganya dari penularan Covid-19,” jelas Nurul.

Disamping itu, tambah Nurul, saat ini 21 kecamatan yang ada di Kota Medan berada di zona merah. “Dengan kita mematuhi protokol kesehatan ini, Inshaa Allah penyebaran Covid-19 dapat segera diminimalisir,” ucap Nurul.

Sementara itu, Al Ustadz Abdil Muhadir Ritonga dalam ceramahnya mengatakan Menghitung nikmat yang telah Allah berikan adalah sebuah pekerjaan yang sulit. Bagaimana tidak, Allah mengatakan bahwa jika seorang hamba ingin menghitung nikmat tersebut, maka tidak akan sanggup menghitungnya. Di antara sekian banyak nikmat yang telah Allah berikan, ada 2 nikmat yang manusia lalai darinya. Nikmat tersebut adalah kesehatan dan waktu luang.

“Banyak manusia sehat, namun tertipu dengan kesehatannya. Ia tak gunakan kesehatannya untuk taat melainkan ia gunakan untuk hal hal yang tak berfaedah. Nikmat yang kedua adalah Kesempatan/waktu adalah sesuatu yang terus berputar dan tak akan pernah kembali. Oleh karena itu banyak manusia yang tersesali oleh waktu,” ungkapnya.(KR-Sugandhi Siagian)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

34 − 33 =