Haris Damanik Pertanyakan Keberadaan Drivethru Rapid Test Covid-19 Di Kota Medan

  • Bagikan
Drivethru

Polrestabes Medan telah melakukan penutupan terhadap aktifitas pelayanan Rapid Test Covid-19 dengan cara Drivethru yang selama ini dilaksanakan di Jalan Pulau Pinang, dan diseputaran Lapangan Merdeka serta di dekat stasiun besar PT.Kreta Api Medan.

Hal ini diketahui dari keterangan Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Medan, dr.Mardohar Tambunan,M.Kes,  saat menghadiri rapat evaluasi komisi II DPRD Kota Medan, baru-baru ini.

dr.Mardohar mengatakan, dirinya sudah menghadiri panggilan dari pihak Polrestabes Medan terkait keberadaan Rapid Test Covid-19  Drivethru yang ada di sekitar Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka dan sekitar stasiun kreta api.

Diceritakan Mardohar, pemanggilan dirinya oleh pihak Polrestabes Medan untuk meminta keterangan tentang keberadaan kegiatan Rapid Test Covid-19 yang  telah menggunakan badan jalan untuk kegiatan operasionalnya.

Dikatakan Mardohar lagi, bahwa pihaknya tidak pernah ada memberikan izin terkait pengelolaan Rapid Test Covid-19, dan tidak pernah ada menerima surat permohonan terkait pelaksanaan tersebut.

“Kami juga tidak mengetahui dari mana mereka (pihak pengelola) mendapatkan izinnya. Dan setahu saya, pihak kepolisian juag tidak ada mengeluarkan izin keramaian yang berhubungan dengan kegiatan yang telah berlangsung beberapa lama tersebut,”jelas dr.Mardohar kepada awak media.

Dikatakan dr.Mardohar lagi, saat ini pelaksanaan Drivethru Swab Antigen Covid-19 tidak lagi ada beroperasi. Dan tempat lokasinya saat ini di police Line oleh Polretabes Kota Medan.

Sementara itu, Haris Kelana Damanik, anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra mengatakan, seharusnya ada koordinasi antara pihak pengelola drivethru dan instansi terkait seperti Polrestabes, dan Dinas Kesehatan kota Medan. ” Kami juga selama ini mengira kegiatan tersebut resmi dan ada memiliki izin,”kata anggota komisi II DPRD Kota Medan ini.

Saat Haris mempertanyakan kemana dikumupulkan dan dibuang sisa limbah dari pelaksanaan Rapid Test Covid-19 melalui Drivethru tersebut, dr.Mardohar mengatakan untuk limbah (sampah) dari pelaksanaan Swab Antigen Covd-19 sudah dikumpulkan oleh pihak ketiga.

“Kalau untuk limbahnya, informasi yang kami terima pihak pengelola sudah ada kerjasama dengan pihak ketiga,”terang dr.Mardohar. (FM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

− 6 = 3