SUMUT  

Gamki Helvetia : Bongkar Bangunan Yang Tidak Memiliki SIMB Diarea Polsek Helvetia.

IMG_20150520_095027bangunan

frekuensimedia.com – Menurut keterangan yang diperoleh wartawan yakni Aden Situmeang,SE selaku Ketua PAC GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) Kec.Medan Helvetia,ketika dimintain tanggapannya oleh Kru awak Media ini melalui telepon selularnya pada Hari Rabu (20/5) pagi sekira pukul 09.30 Wib,terkait bangunan reskrim megah berlantai 2 diarea Polsek Medan Helvetia yang tidak memiliki Plank SIMB.

Berdasarkan keterangannya Aden mengatakan,jika memang tidak ada Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) yang didirikan diarea Polsek Medan Helvetia tersebut,saya minta kepada Walikota medan melalui Dinas TRTB Kota Medan,agar secepatnya membongkar bangunan tersebut,ujarnya.

Karena sesuai dengan Perda yang berlaku tentang mendirikan sebuah bangunan yang sudah ditentukan oleh Walikota Medan, antara lain : Jika mendirikan bangunan,baik itu Pemerintah, Lembaga dan apapun itu harus dilengkapi Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) terlebih dahulu.Berdasarkan Perda Kota Medan Nomor.5 Tahun.2012,tentang retribusi izin mendirikan bangunan (SIMB) dan Perwal Medan Nomor.5 Tahun.2009.

Tetapi,Jika bangunan yang didirikan tidak memiliki SIMB maka sesuai dengan Keputusan Walikota Medan No.24 Tahun 2003.Tentang petunjuk pelaksanaan penertiban/pembongkaran yang tidak memiliki Surat izin Mendirikan Bangunan,ujar Aden sembari menyesalkan kinerja Kompol Ronny Bonic,SH,SIK.selaku Kapolsek Medan Helvetia yang tidak mau memberikan petunjuk yang baik kepada masyarakat untuk mematuhi aturan yang sudah ditentukan jika mendirikan bangunan didaerah Kota Medan.

Sementara itu Aden menerangkan,seharusnya Dinas TRTB Kota Medan secepatnya menindak bangunan yang didirikan tanpa SIMB tersebut diarea Polsek Medan Helvetia, karena bangunan didirikan tanpa SIMB,itu namanya bangunan Ilegal,ungkapnya.

Oleh karna itu Saya sangat berharap kepada pihak kepolisian,supaya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat arena bangunan itu bisa semua pihak masyarakat di Kota Medan ini tidak mau lagi mengurus SIMB jika mendirikan bangunan,dan masyarakat pasti beralasan kepada Walikota Medan melalui Dinas TRTB jika menindak bangunan yang tidak memiliki SIMB di Kota Medan yang kita cintai ini bersama,kenapa bangunan lainnya ditindak,dan kenapa bangunan yang didirikan di Polsek Medan Helvetia itu yang tak miliki SIMB tidak di tindak,jika bangunan tersebut tidak secepatnya ditindak oleh Dinas TRTB Kota Medan terkait. maka hal ini sudah pasti jadi alasan masyarakat Kota Medan,terangnya.

Intinya,bangunan yang didirikan tanpa SIMB tersebut diarea Polsek Medan Helvetia seharusnya Walikota Medan melalui Dinas TRTB Kota Medan membongkarnya dengan secepatnya,yang diperkirakan beranggarkan sebesar Rp.519 juta,tandas Aden.(Kontra 05)