Fraksi Demokrat Medan Nilai APBD TA 2018 Berjalan Tanpa Terobosan

  • Bagikan

Kalangan anggota DPRD Kota Medan menilai upaya Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk merealisasikan pendapatan daerah belum maksimal. Hal ini karena pelaksanaan APBD TA 2018 berjalan tanpa ada terobosan-terobosan.

Demikian disampaikan Herri Zulkarnain selaku juru bicara Fraksi Partai Demokrat saat membacakan pendapat Fraksi Demokrat DPRD Medan terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kota Medan TA 2018, Senin (22/07/2019) di Gedung DPRD Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis.

Banyaknya ruas jalan protokol di Kota Medan mengalami kerusakan, lampu penerangan jalan umum yang tidak terawat, permasalahan banjir yang masih terjadi di beberapa titik, tidak terlaksananya perbaikan sarana dan prasarana puskesmas, drainase yang rusak, akibat kurang maksimalnya kinerja sebagian SKPD dalam pencapaian prestasi kinerja. Sehingga berakibat minimnya serapan anggaran dari setiap anggaran yang ditetapkan.

Fraksi Demokrat, kata Herri, menilai ada kelemahan dan kekurangtelitian Pemko Medan dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kinerja yang telah ditetapkan. Kenyataan inj dapat dilihat dari realisasi belanja daerah tahun 2018 hanya mencapao 77,32 % dibandingkan pada tahun 2017 sebesar 79,22 %. Lalu realisasi belanja sejumlah SKPD antara lain, Inspektorat 61,86 %, Dinas Kesehatan 76,41 %, Dinas Pendidikan 89,72 %, Dinas Pekerjaan Umum 63,59 %, Dinas Perkim dan Penataan Ruang 55,87 %, Dinas Perindustrian 76,73 %, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB 59,95 % dan Bagian Kesejahteraan Rakyat 39,62 %.

Dilanjutkannya, Fraksi Demokrat berpendapat bahwa pelaksanaan APBD TA 2018 sepertinya berjalan biasa saja. Tidak ada terobosan-terobosan. Tidak ada program yang membawa perubahan yang menonjol terhadap wajah Kota Medan. Berbagai program di bidang infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan administrasi kependudukan maupun program untuk memenuhi amanat undang-undang belum dapat disikapi secara maksimal.

“Fraksi Demokrat masih dapat menerima laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2018 dengan segala kekurangannya. Tentu dengan harapan seluruh organisasi perangkat daerah yang ada di jajaran Pemko Medan dapat memperbaiki kinerjanya. Terutama yang menyadari Tahun 2018 raportnya masih merah,” pungkas Herri.(fm)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

− 1 = 2