SUMUT  

FBLMP Sumut: Terindikasi Untuk Menangkap Pelaku Kejahatan,Oknum Penyidik Polsek Percut Sei Tuan Minta Duit.

Franky Manalu Plt.Ketua Markas Daerah Lembaga Swadaya Masyrakat Forum Bersama Laskar Merah Putih Prov.Sumatera Utara.
Franky Manalu Plt.Ketua Markas Daerah Lembaga Swadaya Masyrakat Forum Bersama Laskar Merah Putih Prov.Sumatera Utara.
Franky Manalu Plt.Ketua Markas Daerah Lembaga Swadaya Masyrakat Forum Bersama Laskar Merah Putih Prov.Sumatera Utara.

frekuensimedia.com – Lagi – lagi korps kepolisian dicemari oleh oknum personilnya sendiri yang meminta uang untuk biaya penangkapan.Pasalnya,dikantor DPD LMP Sumut korban mengadukan keluh kesahnya yang ditanggapi oleh bagian Bidang Hukum dan Ham Forum Bersama Laskar Merah Putih Sumatera Utra,dimana kasusnya sudah kurun kisaran 5 bulan tidak ada perkembangan sama sekali.

Menurut informasi yang diperoleh berdasarkan dari Laporan penganiayaan No.STPL/1457/V/2o15/SPKT Percut.Korban yakni Lindung sembiring dan Imul.

Menurut keterangan yang diperoleh awak media ini bahwasanya dirinya menjadi korban tindakan kriminalitas tepatnya berada dijalan pasar 10 Percut Seituan Deli Serdang.Adapun kronologis kejadian tersebut bermula disaat Imul yang diketahui sebagai sopir Grand Max pick up,membawa daging durian menuju Batang Kuis.Tiba tiba dirinya mendahului pelaku yang bernama SAWAL cs yang sedang membawa becak. Pada saat mendahului becak tersebut,secara tidak sengaja sipelaku terkena siram oleh Air genangan dijalanan yang mengenai kakinya.

Merasa tidak senang dengan sipengendara mobil karena meminta maaf begitu saja,lalu pelaku mengejar dan langsung memukul korban sampai babak belur,juga pelaku merampok barang dagangan korban hingga korban mengalami kerugian mencapai 6 juta rupiah.

Merasa dirinya telah dianiaya oleh sipelaku pasca dirinya sudah meminta maaf,pada saat itu juga korban langsung melapor ke Polsek Percut Sei Tuan pada tanggal 9 Mei 2015 yang ditangani oleh penyidik Naibaho.

Anehnya lagi sudah dirinya menjadi korban penganiayaan dan perampokan,sementara itu penyidik belum memeriksa saksi mata pada saat kejadian tersebut.Bahkan terindikasi oknum penyidik tersebut sudah berani meminta uang kepada korban sebesar 1 juta rupiah pada Tgl 10 Mei 2015.dengan alasan dan dalih untuk biaya penangkapan para pelaku.

Sementara itu Ketua LSM DPD FB-  LMP Sumut Laskar Merah Putih Plt.Ketua Franky Manalu,mengatakan kepada awak media ini,Kamis (8/10).”Bahwasanya Kapoldasu harus menindak tegas anggotanya yang meminta uang kepada korbannya.Pasca terjadinya tindakan penganiayaan yang disertai mengambil barang dagangan orang lain secara paksa yang dialami oleh korban.Dan segera mungkin melakukan penyegaran dijajaran Polsek Percut Sei Tuan bagi anggota kepolisian yang tidak melayani pengaduan masyarakat.”Tegasnya.

“Apalagi tidak ada respon seakan akan kasus kriminalitas tersebut jalan ditempat saja,dikarenakan tidak ada biaya dilapangan untuk menangkap para pelaku kejahatan.Dan ini sangat memalukan sekali apalagi dibawah naungan jajaran Polresta Medan.Dan ini harus menjadi perhatian khusus jangan sampai masyarakat tidak mempunyai rasa simpati lagi dan kepercayaannya hilang kepada kepolisian.”ungkapnya.(David)