Eldin Sampaikan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota.

  • Bagikan
Klaim Perekonomian Kota Medan Meningkat
Walikota Medan, Dzulmi Eldin
Walikota Medan, Dzulmi Eldin
frekuensimedia.com – Walikota Medan, Dzulmi Eldin menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan (AMJ) Walikota Medan Periode 2011-2015 di Gedung DPRD Medan, Senin (8/6). Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, Walikota Medan Dzulmi Eldin menyadari selama kepemimpinannya yang berjalan lima tahun ini, kerjasama kemitraan antara eksekutif dan legeslatif dalam penyelenggaraan pemerintah daerah diwarnai sukacita dan dinamika.
Menurut Eldin, secara politis penyampaian LKPJ-AMJ memiliki arti penting terutama kepada segenap warga Kota Medan. Khususnya sebagai sarana evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah selama periode Tahun 2011-2015. Dijelaskan Eldin, evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah dalam jangka menengah tentunya diperlukan untuk memahami hal-hal yang telah diwujudkan dalam pembangunan Kota. Khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan rakyat. Termasuk masalah dan tantangan pembangunan yang harus diantisipasi lebih baik lagi pada masa datang.
“LKPJ-AMJ ini juga merupakan laporan kemajuan (progress report), penyelenggaraan Pemda selama periode ini. Sedangkan rentang waktu 2015 secara implementatif belum seluruhnya dapat diperkirakan capaian kinerjanya mengingat masa pelaksanaannya masih tersisa kurang lebih enam bulan,”ujar Eldin.
Dikatakan Eldin beberapa catatan penting dan pencapaian dalam periode 2011-2015 situasi dan kondisi internal dan eksternal sosial ekonomi daerah yang kita catat berlangsung cukup dinamis, adanya pengangkatan Pelaksana Tugas Walikota Medan, dan penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Presiden Periode 2014-2015.
“Penyelenggaraan pemerintah daerah yang cukup efektif ditandai dengan adanya penghargaan-penghargaan tingkat nasional diberbagai bidang, baik bidang perencanaan, pelaksanaan, maupun pengelolaan keuangan daerah,”ujarnya.
Dijabarakan Eldin, diaspek perekonomian Kota Medan selama periode 2011-2015 tercatat mengalami perbaikan dan kemajuan yang cukup positif, dinamis dan progresif ditandai dengan peningkatan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) dari Rp83,3 triliun tahun 2010 menjadi Rp135,2 triliun tahun 2014. Ekonomi Kota Medan tumbuh rata-rata 7,3 persen, tingkat inflasi rata-rata dibawah satu digit dan Income perkapita terus meningkat dari Rp39,7 juta pada tahun 2010 menjadi Rp61,7 juta tahun 2014.
Sedangkan pada aspek kesejahteraan rakyat indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Medan meningkat dari 77,4 tahun 2010 menjadi 79,03 pada tahun 2014 yang merupakan penggabungan dari berbagai sub sektor pembangunan Kota. Hal ini menunjukan selama Periode 2011-2015 derajat pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Medan secara rata-rata relatif semakin baik dan terus meningkat dengan tingkat pendapatan masyarakat yang cendrung terus meningkat.
“Dapat disimpulkan bahwa sebahagian besar target kinerja sebagaimana yang diamanatkan didalam RPJMD Kota Medan dapat dicapai secara optimal dengan basis dukungan seluruh stakeholder. Begitupun kami menyadari masih banyak berbagai masalah dan tantangan Kota Medan belum sepenuhnya dapat diatasi bersama,”pungkasnya.(Franky)
  • Bagikan