Edward Hutabarat Laksanakan Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Persampahan

  • Bagikan
Anggota DPRD Medan, Edward Hutabarat, SE

Frekuensi Media – Edward Hutabarat mengatakan sampah dapat mencemari Biota Laut.Sampah plastik terdaurnya lama sekali. Jumlah sampah sudah hampir seluas bumi. Negara Indonesia salah satu penghasil sampah paling besar.

“Masalah sampah di kota Medan adalah pengambilan sampah. Silahkan pilah sampah sesuai jenisnya,”kata Edward Hutabarat pada pelaksanaan Sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, yang dilaksanakan di Jl Gaperta Gg Parkir Lk 3. Depan Pos Jasdam, kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (28/2).

Edward Hutabarat berharap dengan dilaksanakannya oleh anggota DPRD Kota Medan, Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan agar bersih dari sampah dapat terwujud, sehingga kota Medan dapat terbebas dari masalah sampah.

Plt Lurah Helvetia Tengah, Irwanta Ginting, pada pelaksanaan sosperda tersebut, mengucapkan terimakasih atas kesadaran warga lingkungan 3 peduli kebersihan lingkungan nya. Dia juga mengapresiasi kegiatan sosperda anggota DPRD kota Medan, Drs.Edward Hutabarat tersebut.

Sementara itu, pada sesi tanya jawab, Isu, warga Lingkungan 3 Helvetia Tengah mengaku keberatan atas pengutipan iuran sampah diatas Rp.100 ribu perbulan. Sementara usaha jualan kelapa muda yang dilakoninya belum tentu terus laku besar. Isu berharap agar bagian pemungut sampah dari Dinas Kebersihan kota Medan tidak terlalu memberatkan dirinya dengan meminta biaya kebersihan sampah mencapai Rp.150 ribu per bulannya.

“Saya kalau Rp 150 ribu tidaklah sanggup, tapi kalau Rp100 ribu perbulan tidak apa-apalah, sampah saya hanya batok kelapa dan kulit kelapa saja, tidak ada yang lain,”ujar Isu.

Mendengarnya, Edward meminta Kepling untuk mengecek ke lokasi dan meminta agar petugas kebersihan Kota Medan mendengarkan permintaan warga tersebut. Sebab, sambung Edward, ditengah Covid-19 saat ini, agar jangan memberatkan warga dengan aturan yang dibuat-buat.

Kepling 3, Anto pun mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak UPT Dinas Kebersihan Kota Medan untuk menjelaskan keluhan dari warganya tadi. (FM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − = 3