Dua Pemuda Penggangguran Tidak Berdaya Ketika Diteriaki Jambret Oleh Nenek Parah Baya.

  • Bagikan

Mendapat laporan adanya penjambretan jajaran personil reskrim Polsek Medan Baru kembali mengamankan 2 orang pemuda pengangguran disaat tertangkap tangan dan menjadi bulan bulanan warga,saat menjambret tas sandang warna hitam milik Irawati,54,warga Jl Sekip/Jl Agus Salim,Kec.Medan Petisah,dikawasan Jln Gatot Subroto Medan,Kamis (19/2) sekitar pukul.12.00 wib.awal mula kejadiannya berawal disaat saya mau jalan – jalan dek,tiba -tiba tas yang saya pangku ini ditarik sama pelaku yang keling itu.Saya tak mau kalah sama dia,dan mempertahankan sebisa mungkin tas saya ini,ucap nenek memiliki 2 cucu ini.seketika itu Penarik betor Tono spontan,Langsung menabrak pelaku melihat korban tidak berdaya,lihatlah sampai peot becak ku bang.Kalau gak kutabrak,pasti lolos orang itu bang,akunya pada wartawan.

Petugas kepolisian Polsek Medan Baru yang mendapat info tiba dilokasi penjambretan dengan menenangkan amarah warga dan memasukkan kedua pelaku tersebut masing masing SA (23) dan M (27) keduanya merupakan warga Jl Serdang Gg Titi Batu,Kec Medan Perjuangan. Kedalam mobil Patroli dan memboyongnya ke Polsek Medan Baru,untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut informasi di Polsek Medan Baru,korban menumpang becak bermotor hendak berjalan – jalan ke Paladium yang terletak di Jl Kapt.Maulana Lubis Medan,untuk membeli barang yang diperlukan.namun ditengah perjalanan,kedua pemuda yang menaiki sepeda motor Suzuki Satria Fu BK.3705.AEC hitam langsung memepet betor yang ditumpanginya dan sempat terjadi aksi tarik – menarik antara korban dengan pelaku M disertai teriakan ‘rampok’ kepada sipelaku jambret.

Tak ingin membiarkan pelaku lolos,Tono selaku parbetor juga memberikan pertolongan dengan menyenggol sepeda motor yang digunakan kedua pelaku hingga terjatuh aspal. Warga yang melihat aksi keduanya itu terjatuh,langsung menghakimi keduanya yang sudah terjatuh dibadan jalan hingga bebak belur.

Berdasarkan pengakuan dari S menyebutkan,dirinya berangkat dari rumah dan menjemput M yang sedang makan,mengajaknya ke Jalan Setia Budi,untuk memperbaiki AC.Ku jemput si M dari rumahnya bang,lagi makan tadi dia,aku ajak dia ke Jalan Setia Budi untuk perbaiki AC.Tapi aku gak jambret bang,gak tau apa – apa aku bang,kilah S.sementara dari pengakuan M,bahwa dirinya menyuruh S untuk memepet becak yang ditumpangi oleh korban dan dirinya berperan mengeksekusi tas korban yang dipangkunya.Aku dijemput si S dari rumah bang,diajaknya ke Setia Budi.Kami keliling -keliling diseputaran Ringroad,Setia Budi, Sekip dan akhirnya di Gatsu. Begitu kulihat ada mangsa, langsung kusuruh dia memepet becak itu.Memang gak ada niat kami,tapi karena ada kesempatan bang,ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru,Iptu Oscar Stefanus Setjo, ketika dikonfirmasi mengaku telah mengamankan kedua pelaku yang sedang diperiksa dan akan dilakukannya pengembangan.ungkap Oscar.(david)

  • Bagikan