DPRD Medan Minta Pengelolah TPU Transparan dalam Penarikan Retrebusi

  • Bagikan
DPRD Medan

Frekuensi Media – Komisi IV DPRD Kota Medan sayangkan tidak adanya transparansi para petugas pemelihara Tempat Pemakamanan Umum (TPU) milik Pemko Medan memasang plang tarif retribusi penguburan di lokasi TPU. Sehingga, banyak warga masyarakat tidak mengetahui pasti tarif retribusi penguburan. Hal ini di ucapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak,SH usai melakukan kunjungan di Kantor Dinas KPKM, Senin (1/2) baru-baru ini.

Menurut Paul, ada kesan pembiaran yang dilakukan olek oknum petugas pemeliharaan keburan milik pemko Medan agar warga masyarakat ketika hendak menguburkan sanak keluarganya tidak mengetahui tarif resmi.

” Sehingga terjadilah negosiasi harga yang jumlah nya besar dan pastinya menjepit warga yang sudah kemalangan,” terang Politisi dari Partai PDI Perjuangan kota Medan ini.

Di ketahui bahwa tarif resmi untuk biaya penguburan dan sesuai Perda No.10 Tahun 2012 sebesar Rp.200 ribu. Namun. ” Kalau untuk biaya penggalian tanah atau menguburkan nya, itu siapa pun boleh, kalau pun harus menggaji tenaga pengelola setempat tergantung harga negosiasi saja,” kata legislatif dari Dapil III Kota Medan ini.

Menurut Paul, sudah seharusnya, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan memasang plang resmi biaya retribusi Pemakaman sebesar Rp.200 ribu tersebut. Sehingga banyak masyarakat mengetahui. ” Atau dibuatkan aturan baru, mulai dari harga retribusi sampai biaya penggalian, agar tidak menjepit warga. Kalau hal ini terjadi kepada warga kurang mampu bagaimana?, bagi warga yang kaya, mungkin saja hal itu tidak masalah. Ini agar ada transparansi nya, dan PAD retribusi dari TPU juga berjalan dengan baik dan meningkat,” terang Paul. (FM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

21 − 16 =