DPP-HIMAPSI,Pelaku Pengrusakan Hutan Raya Kahean Nagori di Kabupaten Simalungun Seret ke Penjara.

  • Bagikan
Jan-Wanner-Saragih
Jan-Wanner-Saragih
Jan-Wanner-Saragih

frekuensimedia.com – Tokoh Masyarakat Kabupaten Simalungun sekaligus Majelis Permusyawaratan Anggota dari Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP-HIMAPSI), Marlon Purba,SH didampingi Ketua Umum, Thamrin Girsang dan Sekretaris Jenderal, Irwan Purba mengatakan dirinya sangat kecewa melihat hutan Raya Kahean Nagori di Kabupaten Simalungun seluas 350 Ha sudah disulap menjadi perkebunan sawit, ini dimulai setelah oknum JB menjadi ketua DPRD Kabupaten Simalungun dan Janwanner Saragih menjadi Kadis Kehutanan Pemkab Simalungun. Orang yang paling bertanggungjawab terkait Pengerusakan hutan Raya Kahean adalah JR Saragih Bupati Simalungun.

Oleh karena itu, “Saya selaku tokoh masyarakat Kabupaten Simalungun berjanji akan membawa persoalan ini ke Kapolri secara langsung,”tegas Marlon Selasa (25/8/2015).

“Siapa pun orangnya yang melakukan pengrusakan tidak bisa ditolerir, karena masyarakat Kabupaten Simalungun yang kena dampaknya secara langsung bahkan hingga ke generasi berikutnya. Sebagai anak pejuang veteran Harimauliar, “Bapak saya berpesan perbuatan perambah hutan merupakan penghianatan bangsa sekalipun saudara sendiri harus dihukum seberat-beratnya sekali hukuman itu potong leher harus dilaksanakan, karena menyangkut kehidupan orang banyak,” jelas Marlon.

Saya selaku Tokoh Masyarakat Kabupaten Simalungun “Berjanji’, akan turun kelapangan bersama aktivis lainnya guna menyiapkan alat-alat bukti otentik sesuai fakta dilapangan bersama media cetak dan elektronik mengawal persoalan ini hingga tuntas,” ucap Marlon.

“Oleh sebab itu, MPA DPP-HIMAPSI mendesak pihak kepolisian agar menangkap dalang dan otak pelaku perambahan hutan Raya Kahean Nagori di Kabupaten Simalungun tersebut. Karena ini merupakan kejahatan yang luar biasa, terorganisir dan mengancam kelangsungan hidup masyarakat setempat,” ujar Marlon kepada sejumlah wartawan di kota Medan.

Hal senada juga disampaikan mantan anggota DPRD Sumut yang juga Putra Raya Kahean, Drs H Raudin Purba, MPdi terkait pengrusakan hutan di Raya Kahean Nagori Kabupaten Simalungun. “Pemkab Kabupaten Simalungun harus bertanggungjawab, oleh karena itu, aparat penegak hukum mulai dari Polisi Hutan harus bertindak cepat, terukur dan tegas,” desak Raudin Purba.

“Seluruh aparat hukum dan pemerintah untuk taat hukum dan memberi contoh yang baik dan benar kepada masyarakat.” Harap Raudin.

Selain itu, pemerintah harus memberikan penjelasan yang transparan, kenapa ada Pengalihan fungsi hutan, yang melebihi batas wajar yang ditengarai sebagian besar dialihkan menjadi lahan perkebunan sawit,” jelasnya mengakhiri.

Sementara Ketua Umum HIMAPSI, Thamrin Girsang mengungkapkan semenjak Johalim Purba menjadi Ketua DPRD Kabupaten Simalungun dan JR Saragih menjadi Bupati Kabupaten Simalungun terjadilah pengrusakan hutan di raya Kahean Nagori Durian Baggla itu, Yang disebut juga Talun (hutan) Portibi Ganjang, kini 350 Ha telah beralih fungsi menjadi perkebunan sawit berbatasan dengan Kecamatan Silau Kahean.

Disamping itu, Perlu diketahui bahwa, Oknum Kadishut Kabupaten Simalungun menjadi tersangka pembalakan hutan si Anak-Anak 1 dan 5 di kecamatan dolok silau hingga kini belum ditangkap terkesan kebal hukum,” jelas Thamrin Girsang.

“Soalnya aksi perambahan hutan telah menyebabkan kerusakan di beberapa kawasan hutan di Kabupaten Simalungun. Tetapi, Jika dibiarkan hal itu terjadi, makan hutan akan gundul yang berdampak pada bencana longsor, banjir, dan menyengsarakan masyarakat,” ucapnya mengakhiri. (David/Umar Sidik)

  • Bagikan