Ditreskrimsus Kembali Mengamankan Bawang Merah Dan Pupuk Masing Masing Sebanyak 20 Ton.

  • Bagikan
Bawang seberat 20 ton lebih itu berasal dari Dumai.

Bawang seberat 20 ton lebih itu berasal dari Dumai.

frekuensimedia.com – Subdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu akan memaparkan kasus penangkapan 20 ton pupuk bersubsidi dengan total 400 zak dan 20 ton bawang merah dengan total 1016 karung yang tidak disertai dokumen resmi,Rabu (27/5).

Hal itu diungkapkan oleh Kasubdit I/Indag,AKBP Frido Situmorang,saat dikonfirmasi wartawan di Mapolresta ketika kapoldasu menghadiri mengenai isu beras plastik yang terjadi diwilkum Polsek Sunggal,Senin (25/5).

Lusa rencananya kita akan paparkan dua kasus ini.Jadi,untuk informasi lengkap soal dua kasus tersebut kita tunggu lusa saja ya,ujarnya.ditambahkannya sebelumnya pada hari Jumat (22/4) kemarin,Subdit I/Indag mengamankan truk pengangkut pupuk bersubsidi seberat 20 ton lebih,yang diduga tidak dilengkapi dengan dokumen resmi.Pupuk yang rencananya akan diedarkan ke Wilayah Langkat itu diamankan petugas dari sebuah gudang di Tanah Seribu Binjai.

Berselang tiga hari kemudian, tepatnya hari Kamis (21/5), petugas kembali menangkap truk pengangkut bawang merah yang tidak dilengkapi dokumen.Bawang seberat 20 ton lebih itu berasal dari Dumai dan diamankan saat melintas di wilayah hukum Poldasu.

Saat ini,petugas masih melakukan pengembangan penyidikan terhadap dua kasus tersebut.atas penangkapan keduanya tersebut dikenakan pasal 6 ayat 1 huruf b UU RI No.7/drt/1955,permendagri No.15/m-dag/per/4/2013,Perpres No.77 Tahun 2005,2011,UU No.8 Tahun 1962 serta pasal 31 jo pasal 5,6,7,9,21 dan 25 UU RI No.16 Tahun 1992.(david)

  • Bagikan