Dedy Aksyari Nasution Sosialisasi Perda No. 4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan

  • Bagikan
Dedy Aksyari Nasution

Frekuensi Media – Warga di Kelurahan Kotamatsum III Kecamatan Medan Kota, Kota Medan mengeluhkan terbatasnya vaksin untuk penangkal Virus Covid19. Warga berharap agar pemerintah Kota Medan dapat menambah jumlah kuota Vaksin Covid19 agar Vaksinasi dapat merata di masyarakat.

Hal ini disampaikan salah satu warga Kotamatsum III, Syamsudin didepan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Dedy Aksyari Nasution, ST dan Lurah Kotamatsum III pada pelaksanaan Sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Sabtu (18/9) di Jalan Nusantara, Kelurahan Kotamatsum III Kecamatan Medan Kota.
Syamsudin mengaku banyak masyarakat termasuk dirinya, telah pergi ke kantor Lurah untuk mendaftarkan menjadi peserta Vaksin, namun sampai saat ini belum juga dapat kabar kapan akan di vaksin.
“Kalau boleh lewat Bapak Dedy Aksyari Nasution di sini, kami mohon agar kuota Vaksin Covid19 dapat ditambah oleh Pemko Medan agar kami warga dapat secepatnya di vaksin,” ujarnya.
Terkait masalah sampah, Syamsudin berharap agar petugas kebersihan sampah kota Medan tidak terlambat mengangkut sampah agar tidak berbau dan menimbulkan penyakit.
Adrius, warga Lingkungan 6 Kelurahan Kotamatsum III mengeluhkan masalah BPJS Kesehatan yang mandiri. Warga tersebut bertanya cara mengurus BPJS Kesehatan yang bantuan pemerintah (BPJS Kesehatan PBI) karena semenjak pandemi Covid19, jumlah  pengangguran bertambah dan banyak warga tidak mampu lagi membayar iuran BPJS Kesehatan mandiri.
Menjawab pertanyaan warga di dapil IV tersebut, Dedy Aksyari Nasution mengatakan agar bagi warga yang masih terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan mandiri agar terus membayarkan dahulu iuran BPJS Kesehatan bulanannya. Tujuannya, sambil menunggu pengurusan BPJS Kesehatan PBI kartu BPJS Kesehatan masih dapat dipergunakan.
“Saya menghimbau kepda bapak dan ibu jika bpjs yang mandiri agar tidak lupa membayar,”kata Dedy.
Dedy juga meminta agar Lurah dapat mendata masyarakatnya agar terdata dengan baik dan benar untuk pengurusan BPJS Kesehatan PBI. “Kepada Lurah agar juga mendata warganya yang miskin atau kurang mampu yang belum terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan gratis atau PBI,”ujarnya.
Diakui Dedy lagi, dampak pandemi telah ber efek luas bagi kehidupan dan perekonomian. Meski merupakan tanggung jawab pemerintah, namun selaku wakil rakyat tetap mempunyai tanggungjawab bagi masyarakat.
Kata Dedy lagi, Dinas Sosial saat ini sedang berusaha mendata masyarakat terutama dalam pemberian bantuan PBI.
Sementara itu, Lurah Kotamatsum 3, Mirna mengatakan kiranya apa yang dikatakan oleh anggota DPRD Kota Medan pada pelaksanaan Sosperda dapat terlaksana di masyarakat.
“Selaku lurah, saya sering menerima keluhan masyarakat baik itu tentang pelayanan sampah, BPJS Kesehatan, dan lain sebagainya, untuk itu silahkan sampaikan apa yang menjadi keluhan Bapak dan ibu sekalian di acara Sosperda kali ini,”kata Mirna.
Untuk pelaksanaan nya, Mirna mengaku telah bekerja maksimal dibantu para Kepling dan P3SU kecamatan. Namun, masih ada kendala yang mana hambatannya akibat keterbatasan anggaran dari Pemko Medan.
Diakhir kegiatan pelaksanaan Sosperda tersebut, Dedy Aksyari Nasution,ST berfoto bersama peserta Sosperda sekaligus penyerahan bingkisan secara simbolis. FM
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

− 3 = 4