CBD Polonia Runtuh Masyarakat Heboh Dilokasi Kejadian.

  • Bagikan
Bangunan di Komplek pertokoan CBD Polonia runtuh.
Bangunan di Komplek pertokoan CBD Polonia runtuh.
Bangunan di Komplek pertokoan CBD Polonia runtuh.

frekuensimedia.com – Bangunan di Komplek pertokoan CBD Polonia runtuh, warga yang tinggal disekitar lokasi mendadak heboh, Kamis (4/6). Bangunan yang runtuh adalah bangunan gedung yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Dikabarkan bahwa puluhan pekerja tertimpa reruntuhan, warga sekitar dibantu para pekerja yang selamat langsung melakukan pertolongan pada pekerja yang tertimpa. Hingga kini belum ada konfirmasi terkait korban jiwa namun puluhan korban luka langsung dilarikan ke RS Mitra Sejati di Jalan AH Nasution.

Belum ada data pasti tentang jumlah korban luka, warga sekitar mengaku kejadian runtuhnya bangunan CBD Polonia berlangsung sangat cepat.

“Tiba-tiba, terkejut aku langsung lari kejalan, rupanya itu yang runtuh”, ucap Umar, warga sekitar.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat ada sekitar kurang lebih 10 orang pekerja yang mengalami luka ringan dan 3 orang luka serius dan kritis namun belum ada korban jiwa,ungkap penanggung jawab yang ada difoto ini,yang enggan disebutkan namanya,didampingi penasehat hukumnya (HS).Pekerja dan petugas CBD berusaha untuk melakukan pertolongan,semua korban langsung dibawa kerumah sakit Mitra Sejati Medan, dengan menggunakan mobil bus yang diduga sudah dipersiapkan pengelola tempat tersebut yakni PMTOH yang ada dilokasi kejadian saat hendak meninggalkan lokasi.” jelasnya.

Penanggung jawab CBD Polonia.
Penanggung jawab CBD Polonia.

Hingga saat ini, seluruh korban luka-luka dari komplek pertokoan yang hanya berjarak seratusan meter dari pangkalan militer TNI AU Soewondo ini masih dirawat di Rumah sakit Mitra Sejati. Sementara saat wartawan mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak rumah sakit, sampai saat ini belum mendapat data-data akurat tentang data-data korban.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi Subartono, SH,SIK,MH, didampingi Wakasat Reskrim, AKP Viktor ziliwo dan Kanit Idik 1, AKP Martuasah Lbn.Tobing, masih belum dapat memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut karena masih melakukan dalam penyelidikan.(david)

  • Bagikan