Birokrasi Dan Brosur Kampus ITM Adalah Pembohongan Publik.

  • Bagikan

IMG_20150411_151740IMG_20150411_154712

frekuensimedia.com-Dalam aksi damai dihalaman kampus ITM dan aksi bakar ban diluar kampus ITM gabungan Suara ITM dan FORMASU (Forum Mahasiswa Sumatera Utara),Sabtu (11/4).menyatakan Bicara tentang pendidikan hari ini hanya ada 1 kata : mahal,baik disekolah sekolah,perguruan tinggi negri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) biaya pendidikan semakin mencekik rakyat sehingga yang dapat menikmati pendidikan hanyalah orang orang yang memiliki uang untuk membayar.kondisi yang sama pernah terjadi dimasa kolonialisme ketika pendidikan hanya dapat dijangkau oleh kelompok menengah atas (priyayi dan orang orang kaya).artinya,esensi pendidikan sebagai wadah untuk memanusiakan manusia telah dimanupulasikan oleh kepentingan penguasa dan pengusaha untuk memperoleh keuntungan yang sebesar besarnya dan bukan lagi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa seperti yang tercantum dalam UUD 1945.

Atas segala permasalahan penindasan yang terjadi dikampus ITM,FORMASU dan segenap HMJ-ITM menyatakan dengan tegas kepada birokrasi ITM agar :
1.Tegakkan demokratisasi dalam kampus ITM.
2.Penuhi segala fasilitas yang belum memadai dikampus ITM.
3.Berikan mahasiswa staff pengajar yang berkualitas dan profesional.
4Transparansikan dana kemahasiswaan.
5.Transparansikan Status Kampus ITM.
6.Stop pungutan liar di Laboratorium.
7.Stop pemotongan SKS.
8.Stop intimidasi terhadap kegiatan dan gerakan mahasiswa.
9.Cabut kebijakan Skorsing tanpa alasan yang objektif.
10.Stop pembodohan terhadap mahasiswa melalui brosur kampus ITM.

Sementara itu perwakilan dalam orasi unjuk rasa dihalaman ITM,Ella Julisa.Mahasiswa Semester 8 Fakultas Jurusan Arsiktektur. mengatakan adapun program dan fasilitas yang dibuat dalam brosur,dalam mempromosikan ITM kepada masyarakat adalah pembohongon publik.pasalnya liberalisasi dalam dunia pendidikan juga sangat dirasakan dikampus Institut Teknologi Medan (ITM).banyak dari mahasiswa/i,ITM yang merasa dibodohi.dan sangat dirugikan oleh pihak birokrasi kampus atas brosur palsu yang menggambarkan laboratorium,ruang belajar,dan perpustakaan sangat nyaman.padahal kondisi sebenarnya sangatlah berbanding terbalik.

Oleh karna itu ella mengharapkan agar masyarakat jangan terkecoh oleh apa yang tercantum didalam brosur.meskipun setiap tahunnya uang kuliah terus naik disertai uang pembangunan,namun tetap saja fasilitas kampus tidak memadai hingga sekarang.

Berdasarkan keterangan ella pihak birokrasi ITM juga selalu melakukan intimidasi terhadap mahasiswa/i yang berorganisasi,berkegiatan,dan beraspirasi didalam kampus melalui ancaman nilai,ancaman pengaduan terhadap orang tua,ancaman skorsing,hingga ancaman akan dikeluarkan dari kampus.jelas sekali kampus sebagai lembaga pendidikan telah membatasi dan membungkam hak hak demokratis mahasiswa.ungkapnya kepada wartawan disaat memberikan keterangan.(david)

  • Bagikan