Antonius Tumanggor Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional

  • Bagikan
Antonius

Frekuensi Media – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor S.Sos menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional bagi para tenaga pendidik baik formal dan non formal. Termasuk juga adalah para pendidik dati mulai tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Mengah Pertama, hingga ke Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Medan.

Dijelaskan Antonius Tumanggor lagi,  Hari Pendidikan Nasional ini diperingati setiap tanggal 2 Mei tiap tahunnya untuk memperingati kelahiran dan menghormati jasa Ki Hajar Dewantara yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889.

“Seorang pendidik itu, harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik, ditengah atau diantara murid, guru harus juga mampu menciptakan ide dan prakarsa. Di belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan serta arahan,”ujar Sekretaris DPD IPK Sumut ini, Minggu (2/5/2021).

Wakil Rakyat dari Dapil 1 Kota Medan ini juga berharap hari Pendidikan Nasional mampu menjadi penambah semangat bagi tenaga pendidik untuk dapat lebih berinovasi dan berkreasi sehingga mampu membentuk dan menjadikan anak bangsa yang cerdas dan merdeka. Sesuai tema dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makariem yakni “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

“Mari kita meriahkan Hardiknas yang diperingati seriap tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Kepada Dinas Pendidikan Kota Medan, secara pribadi saya turut berdukacita atas berpulangnya (Meninggal Dunia) istri tercinta dari Kadis Pendidikan Kota Medan, Adlan baru-baru ini yang meninggal karena sakit. Semoga Kadis Pendidikan Kota Medan dan Keluarga yang ditinggal tetap kuat dan tabah,”ujar Antonius yang juga tokoh pemuda Sumit.

Meskipun begitu, Politisi dari Partai Nasdem Kota Medan ini juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan tetap memakai masker ketika keluar rumah, mencuci tangan sesering mungkin, dan menghindari kerumunan. Sebab, pandemi Covid-19 yang belum berakhir tidak ada yang mampu menjamin seseorang itu tidak terkena Covid-19 jikalau tidak diawali dari diri sendiri untuk tetap menjaga diri. (FM)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

87 − 82 =