Anggota DPRD Sumut, Dr.Januari Siregar,SH.MHum Reses III Dapil Sumut II Kota Medan di Kelurahan Helvetia

  • Bagikan
Dr.Januari Siregar,SH.MHum Reses
 Dr.Januari Siregar,SH.MHum Reses
Dr.Januari Siregar,SH.MHum ResesJ

frekuensimedia.com – Anggota DPRD Sumut, Dr januari Siregar,SH.MHum melakukan reses III Dapil Sumut II Kota Medan di kelurahan Helvetia tengah Kecamatan Medan Helvetia Senin (4/8/2015) pukul 10:00 WIB

Camat Medan Helvetia Drs Edi Mulia Matondang dalam sambutannya menuturkan, “Pak Januari ini menjadi corong kita untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Kecamatan Medan Helvetia ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara”.ucapnya.

Dikesempatan itu, Edi mengajak semua warga untuk menyampaikan aspirasinya kepada wakil rakyat yang hadir saat ini mumpung reses.
“Bila ada indikasi ketidaknyaman ataupun kejahatan lain di setiap lingkungan kita masing-masing, silahkan para hadirin untuk menyampaikan kepada orang yang tepat,ajaknya

Sekitar Ratusan warga yang hadir, Januari memberi penjelasan maksud dan tujuan adanya reses katanya, setiap anggota DPRD memiliki kegiatan baik dalam gedung (rapat)dan diluar gedung seperti reses dan kunjungan kerja guna menampung aspirasi masyarakat dalam pembangunan untuk diteruskan kepada Pemprovsu seperti hari ini yang kita lakukan.

“Saya minta kepada masyarakat aspirasinya sudah diterima, janganlah terus ditagih karena yang disampaikan itu melalui mekanisme atau proses untuk di godok di Bappedasu.”Jelas Januari.

Ditempat reses, Raijan Purba warga lingkungan 13 dalam menyampaikan aspirasinya mengeluhkan katanya keamanan dilingkungannya tidak nyaman lagi.
“setiap pagi cucu saya ajak main di taman ini, yang saya mau sampikan sampahnya menumpuk hingga menggunung,”ucap Purba

Ditambahkannya, bukan sampah saja yang menumpuk tetapi alat kontrasepsi seperti kondom berserakkan dimana-mana lantas siapa yang melakukan hal ini lalu tanggunjawab ini kepada siapa,tanya Purba kepada anggota dewan.

Kami warga Helvetia meminta kepada wakil rakyat untuk bisa kiranya menstabilkan ekonomi masyarakat,”Akibat ekonomi tidak stabil, sehingga harga tidak terkendali, terutama ibu-ibu belanja tidak tercukupi untuk kebutuhan rumah lagi,”ujar Raijin.

Hal senda juga dikeluhkan Junaidi warga lingkuing 16 Perumnas Helvetia katanya di Kota Medan ini masih was-was atas maraknya Begal, kami warga disini sangat ketakutan disaat pulang kerja malam hari.

Disamping keamanan tidak terjamin, banjir juga menakuti kami selalu disaat hujan pastilah kami menderita banjir, kami berharap DPRD Sumut meminta kepada Pemprovsu untuk memperdalam dan memperlebar sungai.

Warga lainnya mengeluhkan, Air leding sekarang sering keruh, kami minta DPRD Sumut jika tidak sanggup PDAM Tirtanadi menyediakan air bersih lebih baik Pemprovsu menyerahkan pengoperasian PDAM Tirtanadi ke Pemko Medan,saran Juanda

Anggota DPRD Sumut, Dr Januari Siregar,SH.MHum dalam menanggapi beberapa keluhan warga Helvetia mengatakan kita akui memang bahwa populasi kepolisian untuk menjaga keamanan masih jauh dari harapan, kebetulan saya dikomisi A bersentuhan langsung dengan pihak kepolisian namun demikian kita akan sarankan kepada Kapoldasu untuk penambahan anggota disetiap Polsek dan serta rajin melakukan Patroli terutama dimalam hari,ucapnya

Namun, sebelum itu terwujud, masing – masing lingkungan hendaknya menjaga keamanan melalui ronda nantinya diprakarsai camat setempat. Tentang harga supaya stabil saya berjanji akan diteruskan kepada dinas terkait untuk terus dilakukan operasi pasar.

“Memang parit kewenangan Pemko Medan dan Sungai domain Pemprovsu.”Jelas Januari. Tentang air bersih kinerja PDAM Tirtanadi jauh dari harapan masyarakat apalagi disiang air mati. Namun untuk menanggulangi kekurangan air saya selaku dewan kota di Kota Medan sudah lama mengusulkan supaya didaerah Johor dijadikan penampungan air,melalui reses ini kita ingatkan lagi kepada pihak Pemprovsu.

“Tentang air sumur Bor PDAM Tirtanadi yang langsung ke pipa pendistribusian warga, ini baru saya ketahui dan saya tanyakan kedepan ke pihak Direksi PDAM Tirtanadi,”tegasnya.

Sementara Lurah kelurahan Helvetia tengah, Irfan Jamal Zebua,SE menjawab keluhan warga menumpuk sampah, lampu penerangannya tidak berfungsi,serta penanganan banjir, dikesempatan itu Lurah mengatakan menyangkut taman adalah pemeliharaan dinas Pertamanan dan hingga saat ini belum ada realisasinya sekalipun demikian kita upayakan untuk menghandle,ucapnya

“Oleh arahan pak Camat disaksikan anggota dewan, tentu hal ini dijadikan atensi atau PR untuk atasi baik itu lampu jalan ataupun persoalan lainnya,”ucap Irfan.

Mensiasati banjir, Setiap hari sabtu kita tetap melakukan gotong royong di 22 lingkungan bermaksud untuk erhindar dari banjir. Oleh karenanya diharap sampahnya jangan dibuang parit, tentang persoalan kenakan remaja lurah bersama camat tidaklah tutup mata kedepan kita koordinasikan persoalan ke Kamtibmas supaya bisa dilakukan pencegahan,ucap Lurah Helvetia Tengah. (P. Marpaung)

  • Bagikan