Aksi Penganiayaan Wartawan,Satreskrim Polresta Medan Menangkap Pelakunya.

  • Bagikan
Jajaran Satreskrim Polresta Medan akhirnya berhasil mengamankan 2 satpam kampus USU.
Jajaran Satreskrim Polresta Medan akhirnya berhasil mengamankan 2 satpam kampus USU.
Jajaran Satreskrim Polresta Medan akhirnya berhasil mengamankan 2 satpam kampus USU.

frekuensimedia.com – Jajaran Satreskrim Polresta Medan akhirnya berhasil mengamankan 2 satpam kampus USU,yang melakukan pengeroyokan terhadap salah seorang wartawan yang sedang meliput aksi demo mahasiswa dalam pemilihan Rektor,Irvan Rumapea (32).Aksi demo saat itu dilakukan mahasiswa Universitas SmateraUtara (USU) di Biro Rektorat kampus USU di jalan Dr.Mansyur,Medan.Pada Kamis (21/5) lalu.

Menurut keterangan keduanya diringkus petugas Satreskrim Polresta Medan dari kediamannya masing-masing. setelah sebelumnya pihak polisi melakukan penyelidikan dan mendalami atas kasus pengeroyokan terhadap seorang wartawan “Dua pelaku pengeroyokan Irvan wartawan selaku wartawan Orbit sudah berhasil kita tangkap tadi,Senin (1/6) siang.

Berdasarkan keterangan sekarang keduanya masih menjalani pemeriksaan,ujar Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subartono,SH,SIK, MH,Selasa (2/6).

Disaat disinggung apakah masih ada pelaku lain dalam aksi pengeroyokan tersebut.Mantan Kapolsek Sunggal ini mengatakan pihaknya saat ini masih periksa petunjuk hasil video rekaman.Kita lihat saja nanti perkembangan dari hasil pemeriksaan kedua pelaku yang sudah tertangkap,ujar Aldi.

Sementara itu ditempat terpisah,Irvan Robertus Rumapea yang menjadi korban sangat mengapresiasikan kinerja Satreskrim Polresta Medan dan Unit Jahtanras Polresta Medan yang tanggap dan cepat dibawah kepemimpinan Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subartono,SH,SIK,MH.dalam menangani kasus penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa satpam kampus USU saat melaksanakan tugas peliputan adanya aksi demo di Biro Rektorat USU.

Oleh karna itu saya sangat mengapresiasi kinerja Kasat Reskrim Polresta Medan,Kompol Aldi Subartono.yang berhasil menangkap 2 orang satpam yang telah menganiaya saya,pada saat saya melaksanakan tugas peliputan demo di Biro Rektorat USU,terang Irvan,Selasa (2/6).

Irvan berharap,agar pelaku lainnya agar segera tertangkap dan diberikan hukuman yang seberat-beratnya.Sebagaimana diketahui sebelumnya,dianiaya segerombolan Satpam di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) yang mengamankan demo mahasiswa di Biro Rektorat USU,pada Kamis (21/5).

Menurut kronologis ceritanya ketika demo mahasiswa USU didepan gedung Biro Rektor USU berujung ricuh,enam petugas security tiba-tiba berlari mengejar Jamalum Berutu yang sedang mengabadikan peristiwa dengan kamera handphonenya. Dari lokasi yang sama,Irvan memiliki naluri pembelaan terhadap teman berupaya melerai,karena ada rekannya dipukuli oleh segerombolan satpam tersebut.

Namun niat baik Irvan justru mendapat serangan bertubi-tubi oleh segerombolan petugas satpam.Dengan membabi-buta,gerombolan satpam itu memukuli Irvan dan menyeretnya tanpa ada rasa belas kasihan.

Saya dibanting,kepala saya dipukuli pakai rotan dan bambu yang saat itu saya sedang mengenakan helm.Akibat terkena pukulan yang bertubi-tubi membuat helem yang saya pakaipun pecah-pecah,ucap Irvan sembari menunjukkan helmnya yang pecah.

Akibatnya,sekujur tubuh Irvan terutama dibagian kedua lengannya mengalami luka-luka dan memar,lengan sebelah kanan tidak bisa diluruskan.Tidak terima perlakuan itu akhirnya membuat pengaduan sesuai bukti surat laporan polisi, STTLP/1285/K/V/2015/SPKT Resta Medan. (David)

  • Bagikan