89 Kg Sabu Serta 2 Senpi Di Sita Polisi Dari 3 Kurir Sabu

  • Bagikan

MEDAN| Frekuensimedia.com

Ditres Narkoba Polda Sumut menyita 89 kg sabu, 48.418 butir ekstasi, senjata laras panjang AK47 dan M16 serta 15O butir amunisi.

Dari pengungkapan kasus tersebut, telah mengamankan 3 tersangka yang diduga merupakan jaringan Internasional berinisial SB warga Jalan Tanjung Balai Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, M (2O) dan MF (36), keduanya warga Desa Matang Pelawi Kecamatan Peurlauk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (16-6-2O21) mengatakan, pengungkapan kasus itu berkat kerja keras Subdit I dan Subdit III Ditres Narkoba.

Selanjutnya barang bukti yang disita dari M dan MF yakni, 69 kg sabu, 1O bungkus pil ekstasi sebanyak 48.418 butir, 1 pucuk senjata panjang jenis AK 47, 1 pucuk senjata panjang jenis M16, 150 butir amunisi dan 2 unit HP,” kata Humas.

Pengungkapan kasus ini dari pengembangan tersangka SB yang ditangkap pada Selasa (8-6-2O21) di Jalan Tanjung Balai Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Dari dia disita sabu seberat 2O Kg.

“Berdasarkan keterangan tersangka SB, petugas meluncur ke Dusun Matang Pelawi Kecamatan Peurlak Kabupaten Aceh Timur dan menangkap tersangka M dan MF pada Selasa (15/6/2O21) sekira pukul 17.OO wib. Keduanya ditangkap di rumah MF,” pungkasnya.

“Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Sementara sabu-sabu yang disita dari ketiga tersangka sebanyak 89 kg,” imbuhnya.

Dari hasil pengakuan tersangka M, sekitar sepekan lalu dihubungi oleh JH melalui WA yang dikenal sewaktu kerja di Malaysia. JH saat ini masih diburu petugas, mengarahkan M untuk mengambil 2 pucuk senjata api laras panjang di daerah Sungai Hiu Simpang Opak Tamiang. Senjata itu digunakan untuk mengawal saat menjemput narkotika.

Setelah senjata ditangan tersangka M, lalu JH menghubungi M tiga hari kemudian untuk menjemput sabu dan ekstasi di Jalinsum Medan-Banda Aceh tepatnya di daerah Peurlauk Aceh Timur kepada orang yang tidak dikenalnya dan dijanjikan upah sebesar Rp2O.OOO.OOO.

Selanjutnya, pada Senin (14-06-2O21) tersangka M menjemput narkoba itu lalu menyimpan di rumah MF.

“Tersangka M mendapat upah Rp2O juta untuk menjemput barang haram tersebut dan dia juga dijanjikan mendapat upah Rp3O.OOO.OOO agar menyimpan sabu ke rumah MF,” kata Hadi.

“Ketiga tersangka mengaku sebagai kurir. Mereka sudah ditahan di Ditres Narkoba Poldasu sembari memburu JH yang disebut pemilik narkoba tersebut,” ujarnya.(Akhyar Nst).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 + 2 =