Tuesday , 22 September 2020
Home / Sumut / Warga Tampar Polantas Medan, Tak ada Intervensi dari Mabes Polri dalam Penyidikan

Warga Tampar Polantas Medan, Tak ada Intervensi dari Mabes Polri dalam Penyidikan

Penampar
Penampar

frekuensimedia.com – Berita tentang adanya intervensi pihak Mabes Polri hingga menurunkan tim untuk melakukan pengecekan Langsung ke Polresta Medan, ternyata hanya isapan jempol belaka. “tidak ada dari Mabes Polri atau dari pihak lain,ngecek ke Sat Reskrim Polresta Medan terkait kasus penamparan warga Medan terhadap Brigadir Refandi anggota Polantas” ujar kasat Reskrim Kompol Aldi Subartono, SIK, SH, MH kepada wartawan.

Pihaknya juga sudah melaporkan hal tersebut kepada Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SiK, MHum. Sejauh ini proses penyidikan masih berjalan lancar dan berkas perkara akan segera dikirim ke JPU, saat ini tersangka Wiliam masih menghuni Blok F tahanan Polresta Medan,” tegas Aldi.

Menurutnya, pihaknya merasa kecewa adanya pemberitaan semacam intervensi dari Mabes Polri, terlebih ada yg mengatakan tersangka mempunyai beking Jendral Bintang Tiga di Mabes Polri yang di muat pada salah satu media online tanpa konfirmasi kepadanya. Kapolresta Medan saat dikonfirmasi juga membenarkan hal tersebut, dia menyatakan bahwa tidak ada satupun petinggi Mabes Polri maupun Polda Sumut yg mengintervensi kasus penamparan terhadap anggota Satlantas Polresta itu seperti yang diberitakan oleh salah satu media online, diapun berpesan bahwa media hendaknya menyajikan berita akurat, sesuai fakta dan dikonfirmasi terlebih dahulu kepada sumber sehingga media tidak memberitakan berita menyesatkan,” jelas Kasat Reskrim Polresta Medan.

Menanggapi berita tersebut pihaknya akan mengirimkan hak jawab kepada media itu untuk direvisi dan untuk kasus penamparan terhadap anggota akan ditempuhnya melalui proses hukum yang berlaku, tidak ada rasa dendam terhadap tersangka dan dia sangat berterima kasih kepada korban yang merupakan bawahannya di jajaran Polresta yang sabar dan menyerahkan kejadian ini kepada proses hukum.

Untuk itu, keterangan ini juga merupakan pernyataan resmi sebagai bantahan berita tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polresta Medan.(David)