Saturday , 19 September 2020
Home / Sumut / Wach Lagi Asyik Dugem Tersangka Begal Diciduk Unit Pidum Reskrim Polresta Medan

Wach Lagi Asyik Dugem Tersangka Begal Diciduk Unit Pidum Reskrim Polresta Medan

frekuensimedia.com – Informasi yang diperoleh awak media ini,seorang begal tak menduga bahwasanya dirinya telah diciduk oleh polisi saat tengah asyik dugem di diskotik sekitar Pukul.03:00.Wib dini hari, di Jalan Wajir Medan,Jumat (6/11).

Menurut keterangan yang diperoleh tersangka JS (33) diringkus oleh Timsus Unit Pidum Reskrim Polresta Medan,arena memang sudah lama menjadi TO atas tindak kriminal perampasan dijalanan.Terakhir JS melakukan tindak kriminal jalanan kepada korbannya Tengku Fadli Andika,disaat sedang melintas di Jalan Mangkubumi namun kedua pelaku begal merampas sepeda motor miliknya,Kamis (5/11) sekitar Pukul.05.00.Wib.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media ini para pelaku mengambil paksa sepeda motor Yamaha Mio BK.3792.LC milik Fadli di Jalan Mangkubumi Lorong Aceh Medan.dan setelah berhasil mengambil sepeda motor pelaku kemudian menjualnya kembali kepada penadah dengan harga Rp.1,2 juta dikawasan Tembung,ucap Kanit Pidum Polresta Medan AKP Bayu Putra Samara.

Sementara itu berdasarkan catatan kriminal kepolisian,bahwasanya JS pernah melakukan pembegalan diberbagai kawasan Kota Medan,yakni Jalan Sisingamangaraja,tidak jauh dari Hotel Grand Antares pada September 2015.Selain itu, dikawasan Pasar VIII Tembung tepatnya di Pasar Gambir pada Agustus 2015,dan  terakhir di Pasar VII Tembung pada September 2015.ungkap Bayu.

Ketika dalam proses interogasi kepolisian,pelaku JS akhirnya mengakui seluruh tindakan kriminal yang dilakukan dirinya.Pelaku JS ini sudah beberapa kali beraksi mencuri sepeda motor,sebanyak empat kali beraksi,tambah Bayu.

Ditambahkan lagi dalam penangkapan pelaku polisi turut mengamankan barang bukti berupa kunci letter T dan sisa uang hasil penjualan sepeda motor Rp.85 ribu.Atas perbuatannya akan dikenakan Pasal.363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun penjara,ungkapnya.(David)