Saturday , 19 September 2020
Home / Sumut / Pemko Diminta Realisasikan Hasil Reses DPRD Medan

Pemko Diminta Realisasikan Hasil Reses DPRD Medan

 
frekuensimedia.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta agar segera merealisasikan hasil reses II 2015 DPRD Medan yang baru saja diparipurnakan. Berbagai persoalan seperti buruknya infrastruktur dan pelayanan kesehatan supaya cepat ditindaklanjuti sebagai wujud pelaksanaan pembangunan kota Medan.
“Aspirasi warga yang diserap saat reses merupakan tanggungjawab anggota dewan untuk menindaklanjuti. Untuk itu Pemko Medan diharap dapat memprioritaskan  penyelesaian dilapangan. Kita tidak mau jika persoalan di masyarakat itu itu saja karena tidak ada respon dari Pemko Medan,” ujar anggota DPRD Medan Wong Chun Sen kepada wartawan usai paripurna reses pekan lalu.
Ditambahkan Wong Chun Sen asal daerah pemilihan (dapil) IV ini, kepada Pj Walikota Medan Drs Randiman Tarigan supaya secepatnya menyikapi dan mengambil langkah konkrit. “Kita ingatkan laporan reses itu jangan dibiarkan begitu saja apalagi dibuang ke tong sampah. Dengan merealisasikan laporan reses sama halnya menjalankan pembangunan,” tegas politisi PDI P ini.
Masih menurut Wong Chun Sen selaku kordinator reses dapil IV saat membacakan laporan resesnya pada rapat paripurna DPRD Medan pekan lalu menyebutkan, masukan yang telah dijaring dari masyarakat saat reses merupakan koreksi guna perubahan ke arah yang positif. Sehingga ke depan, program Pemko Medan dapat lebih terarah memberikan pelayanan yang lebih maksimal demi tercapainya pembangunan.
Dalam laporanya juga disampaikan, berbagai keluhan warga dapil IV mendominasi keluhan infrastruktur yakni jalan rusak dan sistem drainasi yang buruk, Sehingga jika hujan turun sebentar saja terus terjadi banjir. Sama halnya jalan lingkungan yang rusak, kendati ada perbaikan namun kualitasnya sangat jelek sehingga tidak bertahan lama.
Begitu juga dengan penyakit masyarakat masalah narkoba dan warung internet (Warnet). Peredaran narkoba sangat bebas disetiap lingkungan terkesan terkordinir. Banyak para remaja dan pemuda yang terlibat pengguna narkoba sehingga kerap berbuat jahat. Sama halnya operasional usaha Warnet yang tidak ada pengawasan dari Pemko.
Terkait masalah lampu penerangan jalan umum (Lpju) juga dikeluhkan warga disetiap lingkungan di dapil IV kondisinya gelap gulita. Banyak Lpju yang rusak/tidak berfungsi dan masih banyak lingkungan yang belum terpasang Lpju.
Masalah pelayanan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit provider Badan Penyelenggara jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan selalu dikeluhkan masyarakat. Begitu juga masyarakat miskin tidak terdaftar sebagai peserta BPJS non iuran. Warga menuntut agar kepesertaan BPJS dapat dievaluasi ulang.