Wednesday , 16 October 2019
Home / Internasional / Pembom Bunuh Diri Lancarkan Serangan Mematikan di Brussels.

Pembom Bunuh Diri Lancarkan Serangan Mematikan di Brussels.

frekuensimedia – Beberapa serangan teroris mematikan terjadi di Brussels di hari Selasa. Dua ledakan terjadi di airport utama kota itu dan bom yang ketiga meledak di stasiun kereta bawah tanah di jantung kota, dekat kompleks kantor utama Union Eropa.
Setidaknya satu dari dua ledakan bom di airport dilakukan oleh pembom bunuh diri, begitu laporan dari petugas Pemerintah. Paling sedikit 34 orang tewas terbunuh – 14 di airport dan 20 di stasiun kereta api bawah tanah – dan banyak lagi yang terluka, termasuk 92 orang di airport dan 106 di stasiun kereta api.
“Kami sudah khawatir akan terjadi serangan teror, dan sekarang benar-benar terjadi, ” kata Perdana Menteri Charles Michel dari Belgia pada konferensi pers, dengan mengatakan serangan-serangan itu “buta, sarat kekerasan, dan pengecut.”Di Twitter, dia mengajak masyarakatnya untuk “menghindari semua gerakan” sewaktu pihak Pemerintah menyatakan kemungkinan adanya serangan lain.
Serangan-serangan ini terjadi empat hari setelah ditangkapnya orang yang paling dicari di Eropa pada hari Jum’at, yakni Salah Abdesalam. Dia adalah satu-satunya dari 10 orang yang selamat yang terlibat dalam serangan Paris di 13 November yang membunuh 130 orang yang mengunjungi konser musik rock. Presiden François Hollande dari Perancis bersumpah “untuk memerangi terorisme tanpa lelah, di luar maupun di dalam negeri.” Dia menambahkan, “Melalui serangan Brussel, seluruh Eropa diserang.”
Pemerintah Perancis memerintahkan 1600 polisi ekstra untuk berpatroli di perbatasan-perbatasan  negara, termasuk stasiun kereta api, airport, dan pelabuhan-pelabuhan.Majelis Nasional, badan lebih rendah daripada Parlemen, menganjurkan semua orang berdiam diri beberapa saat untuk menghormati mereka yang tewas. Menara Eiffel juga memancarkan warna lampu bendera Belgia di hari Selasa malam.
PM David Cameron dari Inggris mengadakan rapat mendadak dengan para menterinya. Menteri Luar Negeri Frank-Walter Steinmeier dari Jerman mengatakan bahwa serangan “mengarah pada jantung Eropa.” Paus Francis menyampaikan ucapan duka cita.
Presiden Obama, yang berbicara saat berada di Havana, Cuba, menyatakan solidaritas dengan para korban di Brussels. “Ini satu lagi peringatan bagi kita bahwa seluruh dunia harus bersatu, kita harus bekerja sama, tidak peduli apapun nasionalitas kita atau ras kita atau iman kita dalam memerangi momok terorisme,” katanya. “Kita mampu dan kita akan mengalahkan mereka yang mengancam keselamatan dan keamanan manusia di seluruh dunia.”tegasnya.(Kontra)