Thursday , 29 October 2020
Home / DPRD Kota Medan / Pelaku “Batu Meteor” DPRD Medan, Harus Segera Diringkus

Pelaku “Batu Meteor” DPRD Medan, Harus Segera Diringkus

Frekuensimedia-Medan: Viralnya dua oknum misterius yang melakukan pelemparan benda keras dari lantai 7 Gedung DPRD Kota Medan terhadap warga yang sedang unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, Kamis (8/10/20) mendapat sorotan tajam dari Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE. Pimpinan dewan ini sangat menyesalkan adanya aksi pelemparan tersebut dan meminta aparat kepolisian untuk segera menyelidiki dan menangkap pelakunya.

“Siapapun oknum pelempar itu harus ditangkap dan diproses. Saya sudah hubungi Plt Sekwan DPRD Kota Medan agar berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki siapa oknum yang melakukan pelemparan itu,” kata Hasyim SE via ponsel, Jumat (09/10/20).

Ketua DPC PDIP Kota Medan ini mengaku sangat marah dengan adanya peristiwa tersebut. Karena aksi pelemparan ini dilakukan pada saat warga sedang menyampaikan aspirasi. “Ini suatu bentuk provokasi terhadap warga yang sedang unjuk rasa. Karena itu pelakunya harus segera ditangkap, apalagi gedung DPRD Medan dilengkapi CCTV, jadi bisa diketahui siapa pelakunya,” sebut Hasyim.

Di sisi lain, Hasyim juga mempertanyakan penjagaan gedung DPRD Medan sehingga oknum pelaku bisa lolos sampai atas gedung dan melakukan pelemparan. “Kenapa oknum ini bisa naik ke atas gedung? Padahal ada security yang bertugas menjaga. Sekwan juga harus menyelidiki masalah ini,” tegasnya.

Saat unjuk rasa berlangsung, tiba-tiba dari lantai paling atas gedung DPRD Medan terlihat ada setidaknya dua oknum melakukan pelemparan ke arah massa pengunjuk rasa. Aksi pelemparan ini memicu amarah massa yang langsung membalas lemparan ke arah gedung wakil rakyat tersebut. Akibatnya, sejumlah kaca di gedung berlantai 7 ini pecah.

Seperti diketahui, ribuan massa buruh dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD Sumut yang bersebelahan dengan gedung DPRD Medan. Massa menolak UU tersebut karena dianggap merugikan pihak buruh.

Hingga Jumat pagi (9/10/20) belum diketahui pasti siapa oknum pelempar batu dari atas gedung tersebut (KP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

+ 9 = 14