Wednesday , 28 October 2020
Home / Pemko Medan / Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Di Sektor Perbankan

Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Di Sektor Perbankan

FrekuensiMedia-Medan:  Guna memastikan kesiapan semua sektor menuju fase new normal (kenormalan baru) di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih melanda, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengunjungi Bank BNI Wilayah I Medan, Jalan Pemuda, Kecamatan Medan Maimun, Selasa (16/6). Hal ini dilakukan agar penerapan protokol kesehatan di sektor perbankan dipastikan berjalan dengan baik.

Kedatangan Akhyar turut didampingi Asisten Ekonomi & Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Khairul Syahnan, Kadis Kesehatan Edwin Effendi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Arjuna Sembiring serta Camat Medan Maimun M Yassir Rizka dan disambut langsung Head Of Region BNI Kantor Wilayah I Medan Martinus Matondang beserta jajaran.

Sebelum memasuki area kantor, Akhyar terlebih dahulu mencuci tangan di sarana yang telah disediakan bagi seluruh karyawan maupun nasabah saat akan memasuki gedung. Lalu, melakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas.  Selanjutnya, Akhyar langsung menuju lantai dua yang menjadi lokasi pelayanan untuk nasabah.

Kemudian Akhyar pun menuturkan bahwa dalam mendukung upaya recovery ekonomi, Bank BNI menyiapkan program kredit usaha rakyat (KUR) bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). “Program ini tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan modal untuk membangun dan menggeliatkan kembali usahanya dalam recovery ekonomi di tengah kondisi saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Head Of Region BNI Kantor Wilayah I Medan Martinus Matondang mengucapkan terima kasih kepada Plt Wali Kota atas kunjungan yang dilakukan. Diungkapkannya, penerapan protokol kesehatan di Bank BNI Wilayah I Medan dilakukan sebagai bentuk dukungan dan upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Terkait program KUR bagi pelaku UMKM, Martinus membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan bahwa Bank BNI memberikan modal usaha hingga Rp.25 juta bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal usaha. “Syarat yang dibutuhkan juga tidak sulit. Cukup membawa surat pengantar keterangan usaha dari lurah setempat saat akan melakukan pengajuan ke kantor Bank BNI. Langkah ini kami lakukan guna mendukung upaya recovery ekonomi di tengah masyarakat,” terang Martinus.(KU)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

92 − 87 =