Monday , 24 February 2020
Home / Berita Utama / OTT Ilegal Oil di Tanjungbalai Jadi Polemik

OTT Ilegal Oil di Tanjungbalai Jadi Polemik

Mobil box yang dimodifikasi untuk memuat Solar

Frekuensi Media  – Dewan Pimpinan Pusat LSM NNC (Nusantara Nelayan Center) beberkan Operasi Tangkap Tangan Tim Ditreskrimsus Subdit 1 unit 3 dibawah pimpinan Kompol Waiman di Tanjungbalai.

Dikatakan ketua DPP LSM, Irwansyah Siregar Operasi Tangkap tangan di Tanjungbalai itu terjadi di salah satu SPBU yang ada di wilayah Tanjungbalai.

Dalam penangkapan tersebut dua unit mobil truck yang mana salah satunya mobil box yang dimodifikasi untuk memuat Solar melebihi kapasitas truck cold diesel dan satu lagi mobil truck memuat beberapa jerigen bermuat Solar.

OTT ilegal oil yang terjadi pada hari Kamis (18/7/2019) sekitar pukul 18.00 itu, menurut Irwansyah Siregar menuai banyak pertanyaan.

Pasalnya, setelah seminggu sejak penangkapan itu, barang bukti dan orang yang turut diamankan tidak tahu keberadaan nya, malahan menurut sumber dari pihaknya, pemilik mobil berserta supir sudah terlihat bebas di Tanjungbalai sana.

Menanggapi pernyataan DPP LSM NNC itu, Dirkrimsus Poldasu membantah pernyataan Ketua LSM tersebut.

Dalam pesan singkat nya, Orang nomor satu Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut itu menjelaskan bahwa proses OTT Ilegal Oil tersebut masih dalam proses lidik.

Tak hanya itu, prasangka pihak LSM atas keberadaan dua unit truck Tersebut itu pun di jelas Rony bahwasanya dua unit truck tersebut ditempatkan ditempat yang lebih aman.

“ Awal nya di bawa ke Polda tapi karena rawan terbakar dan menguap maka di amankan di tempat lain. “ jelas Rony Samtana melalui WhatsApp Messenger, Selasa (23/7/2019).

Sementara untuk supir dari kedua truk tersebut Diakui Rony, pihaknya tidak melakukan penahanan.

“ Memang tidak di tahan status masih sebagi saksi karena dia cuma supir “ pungkas Kombes Pol Rony Samtana Sik.

Ketua DPP LSM NNC Irwansyah Siregar meminta Kepada kapolda Sumatera Utara Bapak Irjen Pol Agus Andrianto SH. MH. agar supremasi hukum kepada setiap kejahatan tata niaga BBM bersubsidi ditegakan, apabila persoalan pembocoran BBM bersubsidi diwilayah hukum Polda Sumut tidak dapat selesai maka pihak nya sebagai masyarakat akan melanjutkan nya ke seluruh jajaran instansi terkait ke Pusat. (FM/AG)