Wednesday , 23 September 2020
Home / Nasional / Masinton,Terimakasih Sudah Dilaporkan,Saya Tak Surut Karena Gertakan dan Laporan Orang-Orang Bermasalah

Masinton,Terimakasih Sudah Dilaporkan,Saya Tak Surut Karena Gertakan dan Laporan Orang-Orang Bermasalah

 

o_19vqcsc0j1urj1ab81l581hecpha

frekuensimedia.com – Tim kuasa hukum Direktur Utama PT Pelindo II, Richard Joost Lino, mempertanyakan asal-usul bukti dugaan suap Lino kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno yang diserahkan politikus PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Mereka pun menuding Masinton mencuri dokumen itu dan akan kembali mengadukan Masinton ke Bareskrim.

“Kami akan melakukan upaya hukum kembali sehubungan dengan yang disebut Masinton sebagai alat bukti yang berupa foto kopian nota,” kata pengacara Lino, Rudi Kabunang Rabu, 30 September 2015.

Sebelumnya Masinton Pasaribu melaporkan  RJ Lino ke Komisi Pemberantasan Korupsi, dengan tuduhan pemberian suap kepada Rini Soemarno berupa furnitur senilai Rp 200 Juta. Masinton mengaku menyerahkan bukti pembelian furnitur itu kepada KPK. Pihak Rini sebelumnya sudah membantah laporan itu.

Laporan Masinton ini pun ditanggapi oleh Lino dengan melapor ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri pada 23 September lalu.  Pihaknya sudah melaporkan RJ Lino dan 10 orang lainnya karena memberikan keterangan pada media soal gratifikasi ini.

Pengacara Lino lainnya, Friedrich Yunadi, mengatakan bahwa barang bukti berupa fotokopi nota pembelian tersebut merupakan rahasia perusahaan, dan terbatas untuk diketahui hanya oleh pemilik saham. “Dia itu pemegang saham apa bukan? Karyawan tidak punya hak dong,” kata Yunadi.

Karena itu, dia pun mempertanyakan sumber bukti itu. “Bisa membocorkan rahasia perusahaan, atau melakukan 363 pencurian. Dia mungkin mencuri dokumen itu dari Pelindo,” ujarnya.

Pengacara Lino lainnya, Rudi Kabunang, mengatakan laporan terhadap Masinton itu akan dilakukan setelah tim kuasa hukum mengecek soal keabsahan nota pembelian furnitur itu.  “Kami akan melakukan proses hukum sesuai kondisi barang bukti tersebut,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengaku tidak takut atas langkah Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino yang melaporkannya ke Polisi. Masinton tidak akan mencabut laporan yang dia sampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi terkait Lino.

“Terimakasih sudah dilaporkan. Tugas dan tanggungjawab saya mengungkap kebenaran tak kan surut karena gertakan dan laporan orang-orang bermasalah,” kata Masinton.(Kontra)