Thursday , 3 December 2020
Home / Sumut / Leonard,Kondisi Irigasi Buluh Duri Hancur Lebur

Leonard,Kondisi Irigasi Buluh Duri Hancur Lebur

Anggota DPRD Sumut Leonard S.Samosir SH.
Anggota DPRD Sumut Leonard S.Samosir SH.

frekuensimedia – Anggota DPRD Sumut Dapil (daerah pemilihan) Kab.Karo, Kab.Dairi dan Kab.Pakpak Bharat Leonard S.Samosir SH,menemukan kondisi irigasi Buluh Duri Kecamatan Lae Parira Kabupaten Dairi ‘hancur-lebur’,1.200 hektar areal pertanian mengalami kekeringan dan terancam mengalami gagal panen.

Politisi Partai Golkar Sumut ini berharap agar dinas SDACKTR Provsu serius memperjuangkan anggaran perbaikan Irigasi Bulu Duri ini,karena menyangkut kehidupan masyarakat petani Dairi yang selama ini semakin terpuruk.Pertanian mereka gagal panen sebab irigasi yang sudah berusia 100 tahun ini tidak pernah tersetuh pembangunan.

“Irigasi Buluh Duri satu-satunya irigasi yang mengairi areal persawahan terbesar di Kabupaten Dairi,kini kondisinya sudah hancur dan tidak dapat difungsikan lagi, sehingga masyarakat petani sangat menderita. Hasil-hasil pertaniannya terancam gagal panen dan areal persawahan tidak dapat lagi ditanami.”ujar Leonard Samosir kepada wartawan, Selasa (3/10/201) melalui telepon ketika sedang melakukan kegiatan Reses ke Kabupaten Dairi.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan,ujar Leonard, irigasi tersebut harus direhabilitasi total, baik pintu masuk maupun bendungan utama, sehingga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Berdasarkan kalkulasi Dinas SDACKTR (Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang) Provsu, perbaikan irigasi membutuhkan anggaran Rp.10 miliar lebih,” katanya.

Leonard mendesak Dinas SDACKTR Provsu segera mengusulkan pengalokasian anggaran perbaikan Irigasi Bulu Duri di R-APBD Sumut T.A.2018 sebesar Rp.10 miliar, agar dapat segera dilakukan perbaikan, guna menyelamatkan kehidupan petani di Kabupaten Dairi yang sudah lama menderita.

“Jika nantinya anggaran yang diusulkan ditampung di R-APBD Sumut tidak mencukupi, alangkah baiknya kita bersama-sama (Dinas SDACKTR Provsu dengan DPRD Sumut) menemui pemerintah pusat melalui DPR-RI, karena anggota legislatif asal Sumut sudah berjanji siap membantu memperjuangkan anggaran perbaikannya ke Kementerian PUPR Jakarta,” ujar Leonard.(Dav)