Sunday , 20 September 2020
Home / Nasional / Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Cipondoh Iptu Budi Riyono Menembak Kepalanya

Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Cipondoh Iptu Budi Riyono Menembak Kepalanya

frekuensimedia.com – Herlin Herlina, 34 tahun, perempuan terakhir yang ditemui Inspektur Satu Budi Riyono, mengakui sempat cekcok mulut sebelum aksi tembak kepala sendiri dilakukan Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Cipondoh itu.” Cekcok mulut karena saya menolak dinikahi,” kata Herlin seperti ditirukan Kepala Kepolisian Sektor Cipondoh Komisaris Paryanto  1 November 2015.

Herlin terus bergeming meski Budi terus mendesak agar mau menikah dengannya. “Si wanita tidak mau sebelum Budi menceraikan istri pertamanya,” kata Paryanto. Budi menolak menceraikan istri pertamanya.

Menurut Herlin, cekcok mulut terjadi sejak Jumat malam, 30 Oktober 2015, ketika Budi bertandang ke rumah janda beranak tiga itu di Cluster Griya Kenanga, Blok D6, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Cekcok mulut berlanjut keesokan paginya, Sabtu, 31 Oktober 2015. “Hingga Budi mencoba bunuh diri menggunakan pisau dapur,” kata Herlin kepada penyidik. Tapi, aksi bunuh diri itu bisa dicegah karena Herlin berhasil mengambil pisau dari tangan Budi.

Selang beberapa menit kemudian, Budi mengambil pistol di balik pakaian dinasnya dan “Dooor…,” langsung menembakkan ke kepalanya. Budi roboh disertai jeritan histeris Herlin di pagi buta itu.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Mukti mengaku memaklumi kejadian tersebut, sebagai hal yang manusiawi.

“Untuk kasus Kanit Cipondoh, intinya gini, kalau pun bunuh diri, polisi juga kan manusia biasa, ada masalah, baik itu pribadi, atau lain-lain. 400 ribu polisi kan punya masalah masing-masing. Tidak perlu diperbesar. Memang menjadi polisi itu kan stresnya tingkat dewa, saya sendiri punya masalah pribadi, bayangkan saja, saya habis nangani kalideres, nangani cakung, nangani bom, kemudian unjuk rasa, istri say sendiri nggak ketemu saya sudah beberapa hari,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10).(Kontra)